BeritaBalap.com-Pekan depan alias minggu depan akan dihelat gelaran balap bertajuk LFN Asia Road Racing Championship 2026 di Sirkuit Mandalika Lombok (7-9 Agustus).
Jadi ini putaran ke-4 ARRC 2026 yang disupport spesial pengusaha sekaligus pemilik tim Yamaha LFN HP969 Haji Putra Rizky dengan bendera perusahaan transportasi batubaranya : Lintas Fortuna Nusantara (LFN)
Sesuai tradisi, akan ada peserta wildcard yang relatif banyak dari negara tuan-rumah. Dalam konteks ini, Indonesia Tercinta. Soal prosedural wildcard ada pengajuan ya ke pihak IMI terkait.
Lebih lanjut, tentu saja menarik untuk mengetahui berapa sebetulnya biaya balap sebagai wildcard untuk berbagai kelas yang diikuti pembalap nasional.
Tentu saja, ini berdasarkan data regulasi FIM ARRC 2026 yang notabene terdiri dari 144 halaman. Jadi dibagi dalam 2 konteks biaya pendaftaran rider, apakah dari tim yang sudah dikontrak (ARRC 2026) atau yang non kontrak yang notabene lebih mahal.
Misal untuk UB150 yang berasal dari tim yang kontrak ARRC 2026, itu 500 dollar atau sekira 9 juta-an, sedangkan yang non-kontrak sebesar 1000 dollar atau 18-jutaan. Ini sudah termasuk mendapatkan jatah ban ya.
Demikian hal tersebut sudah dibenarkan oleh Florianus Roy, Manajer SAE Racing Team yang akan wildcard UB150 dengan racer Akbar Abud bersama pacuan MX King by Bima Aditya The Strokes55.
Kalau AP250 sendiri sebesar 1800 dolar (32,5 juta), sedangkan yang non kontrak 3000 dollar (54,1 juta). Inipun sudah dikonfirmasi kepada Ibnu Sambodo ‘Pak De’ dari tim Pro Antares Manual Tech Kawasaki (tim kontrak ARRC 2026) yang akan membawa AM Fadly sebagai wildcard LFN ARRC 2026 Mandalika.
Lanjut buat kelas Supersports 600, bagi pembalap yang timnya dikontrak senilai 2450 dollar (44,2 juta), sedangkan dari tim yang non kontrak 3800 dollar (68,6 juta). Terakhir ASB1000, untuk tim kontrak sebesar 3250 dollar (58,7 juta), sedangkan tim yang non kontrak 4750 dolar (85,8 juta). BB1














