BeritaBalap.com-Menarik untuk mengetahui apa yang menjadi alasan Jorge Martin (Aprilia) memilih pindah ke tim pabrikan Yamaha musim depan (2027). Mengingat saat ini Yamaha berada di peringkat paling bawah dalam klasemen konstruktor.
Bagi juara dunia MotoGP 2024 asal Spanyol tersebut, itu bukan hal yang sulit karena waktu berpikirnya panjang untuk banyak pertimbangan dan diklaim ada beberapa pilihan.
Justru keputusan sulit ketika dia harus pindah ke Aprilia (2025) secara mendadak karena Ducati mengingkari janjinya untuk meminangnya dan lebih memilih Marc Marquez.
BACA (JUGA) : Bagaimana Masa Depan 5 Rider Senior MotoGP Berikut Yang Tidak Dikontrak Musim 2027 ?
Pada bagian lain, ia juga tidak meragukan Yamaha ketika semua pabrikan masuk ke era 850 cc dan dengan ban baru (Pirelli) mulai tahun depan. Ilustrasinya, siapa yang mengira Aprilia dapat kemudian menjadi motor yang kompetitif (selain Ducati) dibanding pabrikan lain yang dana risetnya relatif lebih besar.
“Saya percaya bahwa dalam hidup ada keputusan-keputusan yang harus diambil. Sama seperti pada tahun 2024 ketika saya harus mengambil keputusan secara mendadak, kali ini saya memiliki kesempatan untuk memilih pilihan lain dengan lebih tenang dan memiliki lebih banyak waktu. Saya selalu mengambil keputusan dengan mempertimbangkan apa yang terbaik bagi saya dan keluarga saya, dan saya yakin ini adalah pilihan terbaik, “terang Jorge Martin yang dikutip Berita Balap dari GPone.com.
“Saat saya menandatangani kontrak dengan Aprilia, situasinya tampak seperti bencana : ‘Kemana kamu pergi dengan Aprilia yang belum pernah menang ?’. Namun, hari ini saya justru menjadi pemimpin (klasemen sementara, red). Tahun depan, atau 2 tahun lagi, dunia dan orang-orang bisa mengatakan apapun yang mereka mau, ”tambah Jorge Martin yang saat ini berusia 28 tahun. BB1
BB1














