Bos Aprilia Ungkap Efek Pembatalan MotoGP Phillip Island Bisa Senang Ataupun Tidak Bagi Mereka

BeritaBalap.com-Bos Aprilia Massimo Rivola memberikan komentar sehubungan pembatalan MotoGP Phillip Island Australia, Minggu (26 Oktober). Jadi disebut antara senang dan tidak bagi mereka. Lebih tepatnya, bagi kedua pembalapnya, Jorge Martin dan Marco Bezzecchi.

Bagi Jorge Martin diprediksi kuat ini menyenangkan karena Marc Marquez tidak dapat memperlebar jarak poinnya dengannya. Terlebih karena Jorge Martin sudah memutuskan tidak balapan karena alami crash saat sprint race Sabtu. Tetap dengan gap 10 poin.

Jika saja MotoGP Phillip Island berjalan dan Marquez menang, maka mereka jadi berbeda 35 poin. Makin jauh Ini yang tidak terjadi dan diklaim menguntungkan Jorge Martin.

koizumi

Lebih lanjut, pembatalan MotoGP Phillip Island Australia ini tidak diinginkan Marco Bezzecchi yang sedang kejar poin. Saat ini berbeda 50 poin dari Marc Marquez yang pimpin klasemen. Ketika MotoGP Phillip Island dibatalkan, maka peluangnya untuk mengejar semakin berkurang potensinya.

BACA (JUGA) : Marquez Bilang Sebetulnya Trek Basah MotoGP Phillip Island Yang Dibatalkan Tidak Masalah Tapi..

“Saya tidak tahu. Saya yakin Marco sedikit kesal karena dia melihat sebuah peluang. Tapi saya pikir Jorge senang, ”tutur Massimo Rivola selaku CEO Aprilia Racing yang dilansir Berita Balap dari Motorsport.com.

“Saya merasa kasihan kepada orang-orang yang sudah berada disini sepanjang hari, sejak pagi buta. Dan ini pentas tarian terakhir, katakanlah, balapan terakhir di Phillip Island pantas mendapatkan akhir yang lebih baik. Tapi begitulah kenyataannya, ”tambah Massimo Rivola. BB1

You May Also Like