BeritaBalap.com- Persaingan sengit terjadi di barisan depan Sprint Race MotoGP Australia di Phillip Island, ketika Alex Marquez berhasil mengamankan posisi kedua di tengah persaingan tiga pembalap terdepan. Rider andalan BK8 Gresini Racing MotoGP tersebut finis tepat di belakang sang kakak, Marc Marquez, sekaligus membawa pulang sembilan poin penting.
Meski memiliki kecepatan untuk memberikan perlawanan, Alex mengakui bahwa menghadapi sang kakak bukan perkara biasa. Selain berstatus sebagai saudara kandung, keduanya juga sama-sama mengendarai motor dari pabrikan Ducati, sehingga ada pertimbangan tersendiri ketika harus terlibat duel langsung.
“Jika risikonya besar, saya tidak akan mengambil risiko apa pun saat mencoba menyalipnya. Dia adalah kakak saya dan kami menggunakan motor dari pabrikan yang sama. Jika risikonya terlalu tinggi, saya tidak akan menyerangnya,” buka Alex Marquez.
Di sisi lain, Alex sebenarnya sempat berambisi memanfaatkan kecepatan motornya untuk merangsek ke posisi terdepan. Namun, perlawanan Jorge Martin membuat peluangnya untuk melancarkan serangan lanjutan terhadap Marquez menjadi semakin terbatas.
BACA JUGA : Bos Ducati Kirim Sinyal Bahaya! Marquez Belum Keluarkan Performa Terbaiknya?
“Pada awal balapan, saat saya menyerang Jorge (Martin), niat saya adalah untuk turut menyerang Marc dan memanfaatkan kecepatan yang saya miliki. Tetapi kemudian Jorge menyerang balik, sehingga saya tidak bisa berbuat lebih banyak lagi,” pungkas Alex. Edhot



















