Andi Gilang ‘Turun-Derajat’ Ke Supersports 600 ? Anggono Iriawan : Tidak…! Ini Penjelasannya !

BeritaBalap.com-Tidak salah jika seseorang beropini alias berpendapat. Itu hak individu karena setiap orang punya pemikiran logis menurutnya.  Dalam konteks ini, menarik dicermati sehubungan pebalap binaan Astra Honda Racing Team (AHRT) yang berpindah dari balap FIM CEV Moto3 Junior yang notabene selangkah lagi menuju Moto3 menuju ke kompetisi Supersports 600 level Asia Road Racing Championship (ARRC 2018).

Pertanyaan kritis hadir, apakah ini sebuah langkah kemunduran atau identik disebut downgrade ? Konteks ini yang coba dijelaskan pihak berwenang, yaitu Anggono Iriawan selaku Senior Manager Safety Riding dan Motor Sports PT. Astra Honda Motor (AHM).

“Saya kira itu tidak benar jika disebut turun derajat atau downgrade. Hal pertama ialah, postur tubuh Andi Gilang yang semakin tinggi, jadi cocok dengan balap Supersports 600. Kedua, ini kompetisi dengan pacuan ber cc lebih besar yang tantangannya juga sulit, “tegas Anggono Iriawan saat dihubungi langsung penulis.

koizumi

Sekilas informasi saja, posisi Andi Gilang di FIM CEV Moto3 Junior (2018) digantikan oleh Gerry Salim. Tahun lalu, Andi Gilang yang berasal dari Makassar ada di posisi ke-17 dalam klasemen akhir FIM CEV Moto3 Junior, sebelumnya lagi (2016) deretan ke-32.  Jadi memang sudah dua tahun berjalan.

Pertanyaan kritis lebih lanjut, apakah bisa saja dari Supersports 600 ARRC menuju FIM CEV Moto2 ataupun langsung Moto2 ? Terlebih jika ini dihubungkan dengan konsep piramida yang pernah disosialisaikan Astra Honda Motor (AHM) dimana FIM CEV Moto3 ataupun FIM CEV Moto 2 adalah tahapan terdekat menuju Moto3 dan Moto2. “Jadi begini, semua kemungkinan bisa saja terjadi. Kita lihat saja nanti, dia akan terus memberikan improve dan berprestasi, “tambah Anggono Iriawan. Maksudnya, mungkin saat ini konteksnya fleksibel. Paham ya ! Kita doakan yang terbaik buat Andi Gilang ! BB1

Facebook Comments

You May Also Like