Awas Jupiter Z Grasstrack By Tuner Fajar Berang-Berang, Langganan Jawara Bebek Modifikasi Open


BeritaBalap.com- Di gelaran seri ke-4 event Swallow Excel Design One Indiel Grasstrack Championship 2019 yang berlangsung beberapa waktu lalu (12-13 Okt) di Sirkuit Kelapa Park Pakis Aji, Jepara, Jawa Tengah, terbukti ada kejutan yang menarik dicermati.

Ini sehubungan salah satunya kroser senior Bayu Seto yang menguasai podium utama di 2 kelas berbeda, yaitu Bebek Modifikasi Open dan FFA Open. Yuk kita cermati satu per-satu rahasianya !

Kali ini portal BeritaBalap.com yang paling bicara berita balap, terlebih dulu akan mengupas rahasia dibalik kudabesi Jupiter Z tahun 2008 hasil racikan Fajar Ari Bowo, akrab dipanggil Fajar Berang-Berang yang menyabet juara 1 Bebek Modifikasi Open. Nanti yang FFA dibahas di edisi selanjutnya. Satu-satu ya !


Info aja, jika Fajar Berang-Berang yang notabene kakak kandung dari Bayu Seto ini selain menjadi juru korek, juga merangkap sebagai manager tim AR225 Berang-Berang Frame Add Suspension HMD129 Design One BSR Batik NS dimana Bayu Seto bernaung. So, karena bersaudara, maka semangat dan motivasinya jadi beda. Makin optimal jadinya, ha ha ha ha ha…

Bayu Seto, kroser yang mampu menguasai podium utama kelas Bebek Modifikasi Open & FFA Open

Langkah awal, adalah perubahan kapasitas mesin pacuan Jupiter 5TP dengan mengusung piston UMA Racing berdiameter 55,25 mm, kalau stroke ataupun langkahnya 54 mm, sehingga secara kubikasi naik menjadi 129,46 cc. Sementara untuk kinerja noken as sebagai pengatur gas aktif dalam proses kompresi, maka durasi (in) 272 derajat dan buang atau sisi ex sebesar 275 derajat.

Camshaft itu mengatur kerja katup dengan kombinasi 28/24 mm. Intinya aliran gas segar lebih padat berisi karena badan alias silinder motor menjadi lebih gede. Untuk perbandingan kompresinya disetting 13 : 1 yang membuat power dan akselerasi putaran bawah kian nendang. Rumusan tersebut aman terkendali dari gejala overheat. Tenaga gahar di berbagai tingkatan percepatan.

Sebagai pensuplai bahan bakar dan udara dipercaya pada karburator Keihin PWK 28 yang disupport angka main jet 118 dan pilot jet 52. Sedangkan perangkat pengapian menggunakan CDI Vortex Special Engine (SE) yang di mapping sesuai karakter mesin. Makin spesial dengan dukungan koil YZ125 yang optimal memberikan tegangan listrik.

Fajar Berang-Berang, mekanik merangkap manager tim sekaligus kakak kandung kroser Bayu Seto

“Untuk perbandingan gigi rasionya mulai gigi 1 (13-34), kemudian rasio ke-2 (18-32), lanjut percepatan ke-3 (18-25) dan rasio ke-4 (23-24) dan dimaksimalkan dengan final gear 13-55. Kalau gir kita sesuaikan dengan trek dan input pembalap, ”ujar Fajar Berang-Berang yang juga owner dari Berang-Berang Product Frame GTX yang bermarkas di Jl. Boja-Limbangan KM.1,5 Salamsari, Boja, Kendal, Jawa Tengah. You

Facebook Comments

You May Also Like