Banyak Pembalap Expert (MP1) Jatuh di OnePrix Sentul, Soal Ban Atau Apa ?

BeritaBalap.com-Menarik untuk mencermati fenomena banyaknya pembalap yang jatuh dalam race pertama (1) kelas Expert 150 cc (MP1) dalam pagelaran seri ke-4 Kejurnas OnePrix 2019 di trek Sentul kecil, Bogor Minggu kemarin (13 Oktober).

Sebut saja diantaranya, Afridza Syach (Astra Motor Racing Team Yogyakarta), kemudian pula Wilman Hammar (Yamaha Bahtera Racing), lanjut Fitriansyah Kete (Astra Motor Racing Team Yogyakarta) yang bahkan dua kali terjatuh.

Juga ada nama Rafid Topan (PARD), Rizal Feriyadi (Bengkel Motor Biasa), Fahri Sandi (Honda B Pro), Dadan Alamsyah (Dewasena) dan masih banyak lagi. Termasuk di level pemula (MP2) juga terjadi hal yang sama.

Ingat pula, Wilman Hammar jatuh sendirian saat meninggalkan lawan relatif jauh. Lebih dari 100 meter. Itu fotonya yang diambil dari VideoBalap.com (Youtube) yang juga adik dari media BeritaBalap.com.

Yang menarik lagi, bahwa sebagian besar yang terjatuh berlangsung dalam kondisi sendirian alias bukan bersenggolan dengan rider lainnya. Paham ya sampai disini ! Menjadi pertanyaan menarik dan kritis, apa yang diduga menjadi penyebabnya ?

“Yang pasti, kekuatan ban diuji di Sentul Kecil karena memang suhu lintasan sangat panas. Problemnya pada lap pertengahan atau 5-8 lap jelang finish. Kinerja traksi ban mulai menurun. Sangat gampang sliding, “ujar mekanik A yang tidak mau disebutkan namanya.

“Faktanya memang setiap balapan, kadang berbeda kekuatan ataupun kualitas daya tahan sebuah ban, “timpal Mekanik B yang juga tidak mau disebutkan namanya. Intinya, mereka beropini namun berupaya untuk menjaga privacy dan ini sah-sah saja dalam dunia jurnalistik.

Secara logika, apapun balapannya, memang manajemen ban itu perlu diterapkan pembalap. Balapan itu bukan soal memecahkan rekor best-time saja, namun yang lebih penting adalah unsur reliability atau daya tahan ban dalam menempuh puluhan lap. Kalau cepat, terus kemudian tidak cepat dalam data lap-time untuk per-lap, itu sama juga bohong.

Sayangnya, problem ban ini memang sulit dijawab tanpa sebuah pembanding. Apa sebab ? Karena memang semua starter MP1 wajib dengan Ban Pirelli. Itu logika sederhananya. Jika ada pembanding 1 atau 2 merk lain, maka lebih gampang menjawabnya. Portal BeritaBalap.com punya metode pengujiannya jika ada 2-3 ban yang bertarung.

Lanjut, hal kedua yang diduga menjadi penyebab banyaknya pembalap jatuh ialah pendapat sehubungan adanya cairan minyak yang terangkat dari aspal “baru” karena temperatur panas. Adanya minyak tersebut disinyalir menjadi penyebab licinnya motor hingga banyak yang terjatuh.

Namun sampai disini, ada pertanyaan kritis, kenapa tidak semuanya terjatuh karena semua berupaya untuk mempush laju motor karena semua berupaya untuk meraih podium. Alhasil, konteks inipun belum dapat dipastikan sebelum melakukan studi yang mendalam. Apa dong penyebab banyaknya racer yang jatuh saat beraksi sendirian ? Butuh penelitian lebih indepth. BB1

Facebook Comments

You May Also Like