Bos Dorna Jelaskan Perbedaan Kondisi Qatar (Batal) dan Thailand (Tunda), Apa ya ?


BeritaBalap.com-MotoGP 2020 Qatar (6-8 Maret) sudah dibatalkan, lanjut MotoGP Thailand (20-22 Maret) yang ditunda sampai batas waktu yang belum ditentukan. Lebih lanjut, Bos Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta sebagai promotor penyelenggara menjelaskan situasi yang berbeda antara Qatar dan Thailand.

Maksudnya konteks yang menjadi alasan pihak berwenang, yaitu pemerintah setempat. Sehubungan Qatar, ini berhubungan erat dengan orang-orang Italia yang banyak tekena Virus Corona. Padahal pada sisi lain, ada 7 tim dari 11 pasukan MotoGP yang bermarkas di Italia. Ini yang dianggap jelas dan tegas berbahaya.

BACA (JUGA) : Apa Komentar Rossi & Vinales Setelah MotoGP Qatar Dibatalkan Dan Thailand Ditunda ?


“Kami terus berhubungan dekat dengan pihak berwenang di Qatar untuk memahami apa yang bisa kami lakukan. Selama akhir pekan, situasinya berubah drastis. Tidak ada masalah khusus pada hari Sabtu dan Minggu, tetapi kemudian pada hari Minggu kami diberitahu oleh pihak berwenang bahwa karena situasi di Italia dan di seluruh dunia, semua warga negara Italia dan semua orang yang berada di Italia aman harus jauh dari Italia dalam 14 hari terakhir, “terang Ezpeleta.

“Ini bukan kasus bahwa masuk ke Qatar ditolak, tetapi seseorang yang telah berada di Italia dalam 14 hari terakhir harus dikarantina dahulu selama 14 hari. Tentu saja, ini yang tidak mungkin bagi kami dan membuat kami untuk membatalkan  MotoGP di GP Qatar. Untuk kelas Moto2 dan Moto3 sebelumnya sudah ada pengujian di Qatar, maka adalah mungkin untuk melanjutkan, tetapi hanya dengan Moto2 dan Moto3 saja dan Asia Talent Cup, “tambah Ezpeleta.

BACA (JUGA) : Sempat “Lampu Hijau” Dari Pemerintah, MotoGP Thailand (22 Maret) Ditunda

Bagaimana dengan Thailand sendiri ? Kapan akan digantikan schedulenya ? Yang pasti, tidak ada hubungannya dengan orang Italia. Ini keputusan pemerintah Thailand yang tidak ingin ada keramaian yang notabene beresiko dalam penyebaran Virus Corona.

“Kami berbicara dengan pihak berwenang di Thailand sepanjang akhir pekan dan mereka memberi tahu kami bahwa akan ada pertemuan pada Senin pagi untuk memutuskan acara mana yang dapat diadakan di Thailand. Ini tidak ada hubungannya dengan orang Italia atau kebangsaan lainnya, itu lebih karena mereka memutuskan untuk membatalkan acara besar dengan banyak pengunjung, ”tegas Ezpeleta.

“Situasinya berbeda dari di Qatar, jadi kami memutuskan untuk menunda MotoGP Thailand. Kami berusaha menemukan tanggal di akhir tahun untuk memungkinkan penyelenggaraannya, “tambah Ezpeleta yang menambahkan bahwa pasti akan berlangsung musim MotoGP 2020 ini dan mereka mengawasi serius perkembangan yang terjadi di lapangan. Untuk MotoGP Thailand sendiri diprediksi akan berlangsung antara putaran Aragon Spanyol dan Motegi Jepang. BB1

 

 

 

Facebook Comments

You May Also Like