BeritaBalap.com-Dua pembalap KTM, Pedro Acosta dan Brad Binder sepakat mengakui bahwa top speed atau kecepatan tertinggi dari motor mereka RC-16 mengalami penurunan. Tidak seperti musim 2025 lalu.
Jadi ini dikarenakan mekanik dan teknisi KTM fokus pada momen ketika masuk dan keluar tikungan yang lebih baik. Hal demikian ini yang diklaim mengorbankan kecepatan puncak.
“Saat ini, kecepatan (tertinggi) bukanlah poin terkuat kami, seperti di masa lalu. Motor ini bekerja jauh lebih baik di tikungan daripada tahun lalu. Namun tampaknya salah satu kekuatan terbesar kami, yaitu kecepatan di lintasan lurus, telah hilang, “ucap Pedro Acosta yang dilansir Berita Balap dari Motorsport.
“Para pabrikan bekerja keras karena kamu lihat bahwa Ducati masih berada di puncak dan kemudian Aprilia membuat langkah yang gila, “tambah Pedro Acosta yang kabarnya musim depan akan bergabung dengan tim pabrikan Ducati dan siap berduet dengan Marc Marquez.
Konteks diatas juga diakui oleh Brad Binder, rekan satu tim Pedro Acosta, bahwa top speed atau kecepatan puncak RC16 sudah berkurang dan fokus pada cornering speed.
“Kami melakukan beberapa perubahan pada paket aerodinamika secara keseluruhan hanya untuk membuat sepeda berbelok sedikit lebih baik. Ini berbelok lebih baik, berhenti lebih baik, dan menikung lebih baik secara keseluruhan. Keseimbangannya lebih baik, tetapi nggak tahu bagaimana kita pasti telah menambah hambatan aerodinamika, “tutur Brad Binder.
“Bagian atasnya jelas sedikit lebih sulit dibandingkan musim-musim sebelumnya. Bukan berarti buruk sama sekali, tapi memang sedikit menurun. Kami selalu terbiasa mengejar waktu di lintasan lurus, jadi itu selalu menjadi salah satu kekuatan terbesar kami, “tambah Brad Binder.
Sebagai gambaran data saja, ketika di MotoGP Thailand, KTM tercepat yang dibesut Enea Bastianini mencapai kecepatan tertinggi 342,8 km/jam. Pembalap Aprilia, Jorge Martin dan Marco Bezzecchi sama-sama mencapai top speed 345,0 km/jam, sementara Ducati mampu mencatatkan kecepatan 341,7 km/jam oleh Marc Marquez
Di Brasil, Ducati menduduki puncak dari daftar kecepatan tertinggi dengan torehan 348,3 km/jam bersama Marquez. Aprilia yang tercepat, Bezzecchi mencapai 346,1 km/jam, sementara upaya terbaik KTM lewat Pedro Acosta adalah 342,8 km/jam.
Di Austin USA, Aprilia kembali menjadi patokan, dimana Bezzecchi mencatatkan kecepatan tertinggi 353,9 km/jam. Ducati mampu menyentuh 352,7 km/jam oleh Fabio Di Giannantonio, sementara KTM kembali tertinggal dari para pesaingnya, saat Pedro Acosta cukup mencapai top speed 349,2 km/jam. BB1














