BeritaBalap.com-Redaksi Berita Balap dan Video Balap menyimpulkan bahwa Ketum PP IMI saat ini (2025-2030) lebih merakyat. Sering turun ke lapangan. Berupaya maksimal menjangkau akar-rumput dengan hadir dalam berbagai event di banyak daerah. Ini data valid. Bisa dicheck di era digital saat ini. Melihat fakta dilapangan, juga mendengar aspirasi dan bersiap dengan strategi pemecahan masalah.
Makin berkualitas ketika disharing ataupun dikritisi oleh Waketum Olahraga Prestasi PP IMI, Ananda Mikola. Yap, jiwa muda mereka yang kakak-beradik ini dibarengi sebagai mantan pembalap prestasi internasional, maka membuat IMI saat ini lebih bergairah. Lebih pro aktif.

Nah, dalam diskusi dengan keduanya saat momen launching tim MotoGP Monster Energy Yamaha di Jakarta beberapa waktu lalu (21 Jan), maka ada beberapa catatan penting dari pemikiran mereka yang memang arahnya adalah perbaikan kerja IMI yang lebih baik hingga balapan nasional lebih berkualitas.
Dalam hal ini, kita fokus pada topik balap roda dua yang memang porsinya jauh lebih besar. Butuh atensi tinggi. “Tentu saja, persepsinya bukan soal intensitas event yang semakin tinggi tetapi juga harus semakin qualified. Maka dari itu, unsur safety atau keamanan dalam race menjadi fokus perhatian serius kita, “ucap Moreno Soeprapto selaku Ketum PP IMI.
BACA (JUGA) : Jos Tenan Iki ! SAE Racing Team Gaet Rider Akbar Abud, Main 4 Kelas Utama di JRC 2026
Itu tadi hal PERTAMA yang akan ditingkatkan PP IMI. Akan ada langkah-langkah signifikan untuk memperbaikinya. Mulai konteks administratif sehubungan langkah survey lintasan balap yang wajib aman terkendali atau langkah mengurangi resiko, kemudian peningkatan kualitas sumber daya manusia yang berhubungan dengan race director dan juri, kontrol ketat penggunaan perlengkapan pembalap, kelayakan medis, koordinasi dengan lembaga terkait dan lain-lain.
PP IMI juga tidak segan untuk melakukan evaluasi atas sebuah kejadian serius di lintasan untuk kemudian melakukan evaluasi menyeluruh ataupun pemberian sangsi jika memang ada yang bersalah. Maksudnya apabila diluar konteks racing accident. IMI terbukti melibatkan orang-orang berpengalaman untuk menganalisa data dari kejadian road race dengan bantuan Hendriansyah, M Fadli dan lain-lain.
Hal KEDUA adalah menstimulus atau merangsang lahirnya pembalap-pembalap berkualitas Indonesia yang dapat berprestasi internasional, termasuk hingga level MotoGP. Eksistensi dan prestasi seperti Mario Aji, Aldi Satya Mahendra, Veda Ega Pratama, MK Ramadhipa dan lain-lain harus ditingkatkan.
“Ini mimpi besar yang belum terwujud. Jangan sampai juga kita miss dalam regenerasi pembalap bertalenta ! Jadi harus disiapkan serius dan matang, “ucap Ananda Mikola sebagai Waketum Olahraga Prestasi PP IMI.
Tentu saja, selain mendorong program dari masing-masing pabrikan, juga meningkatkan kualitas program-program pembinaan di dalam negeri. Misal apa yang sudah dilakukan Pertamina bersama VR46 Riders Academy untuk kemudian lebih dimaksimalkan ataupun program-program lainnya. BB1
















