Indonesia & Malaysia Tidak Masuk 15 Negara Aman Non-Uni Eropa, Bagaimana Tim/Pembalap Internasional ?


BeritaBalap.com-Uni Eropa terbukti aktual menetapkan 15 negara aman sehubungan pendemi Covid-19. Berlaku mulai 1 Juli ini. Terdiri dari Kanada, Maroko, Australia, Aljazair, Georgia, Jepang, Montenegro, Selandia Baru, Rwanda, Serbia, Korea Selatan, Thailand, Tunisia, Uruguay dan China.

Untuk China ada negosiasi dimana warga Eropa juga diperbolehkan kesana namun untuk sementara ini tertunda karena ada penularan baru di China. Artinya di luar 15 negara tersebut, maka tidak bisa ataupun bisa dengan alasan khusus yang dijamin pengurusannya merepotkan. Bahkan Ceko hanya menginjinkan 8 negara saja dari 15 tersebut.

Nah, Indonesia dan Malaysia ataupun USA tidak masuk daftar. Artinya bagi Uni Eropa sebagai negara yang tidak aman. Menjadi pertanyaan kritis yang menarik dibahas, bagaimana dengan pembalap-pembalap tanah air yang bertarung di balap Supersports dunia WorldSSP, kemudian Moto2 ataupun FIM CEV yang serinya banyak di Eropa ?


Misal untuk gelaran MotoGP, Moto2 dan Moto3 tanggal 19 dan 26 Juli di Jerez Spanyol dan berlanjut di trek yang sama untuk kompetisi WorldSSP. Andi Gilang (Idemitsu Honda Team Asia) balapan Moto2, juga Galang Hendra Pratama di WorldSSP. Termasuk Malaysia yang justru punya markas tim MotoGP, Moto2 dan Moto3 dengan banyak krunya disana.

Infonya, Dorna Sports yang akan mengurusi hal demikian dengan adanya pemberian ijin khusus. “Kami berusaha mendapatkan visa khusus untuk Eropa untuk semua anggota tim dan pembalap, “tukas Carmelo Ezpeleta yang dilansir dari media kepada SPEEDWEEK.com. “Kami juga perlu mendapatkan izin perjalanan untuk beberapa warga USA, “tambah Ezpeleta. BB1 (Ket FOTO : Instagram Astra Honda Racing Team)

Tonton VIDEO Tentang 4 Pembalap Yang Sudah Berkeluarga & Punya Anak Namun Tetap Berprestasi Spesial : 

 

Facebook Comments

You May Also Like