Ini Rahasia Bebek 2 Tak Std Raja Pantura, Podium Terbaik MLD Autophoria 2018 Tegal

BeritaBalap.com-Ibarat sebuah sinetron bersambung, maka pertarungan di kelas bebek 2 tak standart 125 cc Lokal Karesidenan selalu menyuguhkan tontonan yang bikin jantung dag-dig-dug. Selalu dan setia menegangkan. Dibilang begitu, karena adanya pertarungan sesama pebalap local-hero dan adu gengsi mekanik selalu berakhir dengan dramatis.

Ian Kucit saat podium juara ebebk 2 tak di balap Tegal Minggu kemarin (7 Oktober)

Adalah Imam Castro, akrab juga disapa Imam ICC, mekanik spesialis 2 tak asal Pekalongan yang kasih unjuk-gigi. Maksudnya, buktikan prestasi dari tuner yang sebetulnya sudah populer sejak era tahun 2000-an dimana bebek 2 tak, terlebih Yamaha F1ZR mengalami masa jayanya.

Saat di event sebelumnya yang berlangsung di Kajen Pekalongan kurang maksimal, namun kemudian berbanding terbalik alias pukul mundur lawan di kejuaraan MLD Autophoria Jateng Series Tegal 2018, Minggu kemarin (7/9). Oh ya, ini balapan persembahan promotor Montesz Sport Club (MSC).

Baca (juga) : MLDSPOT Autophoria Road Race 2018 : Seri Perdana Menyapa Tegal, Berikut Hasil Lengkap Juaranya

Dari info yang didapat penulis dengan sedikit ramuan yang berbeda dengan sebelumnya, maka dapat menghantarkan rider Ian Kucit podium juara di skala lokal Karesidenan dan runner-up kelas open. So, ini bebek 2 tak Rajanya Pantura (Pantai Utara). Kalau bicara ramuan jelas dong bikin penasaran. Yang jelas terkait dengan strategi tim, setingan mesin, hingga cara balap joki yang terbilang ngotot tapi smooth ketika diatas motor.

“Kalau bicara soal motor lebih kencang jika dibandingkan sebelumnya, memang ada sedikit perubahan yang dilakukan mekanik, “bilang Ian Kucit selaku petarung dibawah bendera tim ICC Seven Nine Denim. Kita kesampingkan dulu perjalanan tim yang mulai bangkit lagi, saatnya kita bongkar rahasia penakluk lintasan Balai Kota Lama Tegal, Jateng ini.

Pada bagian pengabut bahan bakar masih menggunakan standar bawaan motor tapi sudah diremer 2,3 mm dengan setingan main jet di angka 180 dan pilot jet 25. Soal karbu standar memang sesuai aturan. Namun boleh dimodifikasi. Lanjut ke kompresi dengan perbandingan 11,5 :1 dengan sudut squish 7° dan lebar 14 mm.

Secara bentuk model oval masih menjadi pilihan yang terbaik, sebab debit gas buang mengalami kecenderungan terhisap balik saat langkah kompresi dan gas buang. Katanya. itu motor mampu lebih teriak diputaran atas. Terus mulus alias isi selalu. Tidak hanya teriak.

Bagian penting lainnya dari ilmu Imam Castro ini juga terletak pada rasio. Untuk bertarung di sirkuit pasar senggol ada banyak mekanik yang menggunakan perbandingan gigi lebih ringan. Dengan alasan tenaga mesin butuh ditopang perbandingan rasio lebih enteng. Larinya juga tidak ngedrop saat pindah persneling.

Maka dari itu Imam Castro mengaplikasi hitungan yang closed-rasio. Rapat pokoknya. Tanpa jeda ! Dengan cara memanipulasi gigi rasio 2 dan 3. Artinya, gigi dua makin dekat dengan gigi satu dan gigi empat makin dekat dengan gigi 3 ditutup dengan final gear bagian depan 13 sedangkan belakang 41. Oh ya (lagi), Imam ICCtidak menyebut perbandingan rasionya. Mungkin rahasia perusahaan. Namun prediksi penulis tidak jauh dari angka 13-37 (rasio I), lanjut 17-30 (II), kemudian 19-25 (III) dan 22-23 (IV). D 14 N

Facebook Comments

You May Also Like