Ini Rahasia Jupiter Z Karbu by Bani Maruzuko, Jawara 4T 125 Fun Race (Road Race Boyolali)

BeritaBalap.com-Senyum sumringah ditunjukan oleh Bani Maruzuko, komadan tim Bolowewe On Throttle Adyaska. Apa sebab ? Karena 3 armada yang diturunkan di King Battle 2 Stroke Boyolali Road Race Championship 2019 Minggu kemarin (15-16 Juni) naik podium. Itu pada kelas Sport 2 Tak Standart Bobog 135 cc Komunitas lewat rider Iqbal Riski Abdilah (Iqbal) berhasil podium juara.

Kemudian dilanjutkan dengan podium ke-3 kelas Sport 2 Tak Standart Bobog 135 cc Pemula dan podium terbaik kelas Bebek 4 Tak 125 cc Fun Race. Nah, kali ini kita akan cari tahu rahasia motor Yamaha Jupiter Z alias bermesin 5TP yang bikin starter lain “terkapar” alias harus mengakui keunggulan Iqbal. Yuk kita selami garis besar dapur pacunya !

Bani Maruzuko sebagai mekanik Jupiter Z yang menggondol podium di road race Boyolali

Usut punya usut untuk asupan bahan bakar menggunakan Karbu PWK 28 yang dikombinasikan dengan tusukan jarum spuyer 102/68. Settingannya dibuat rada basah untuk mengamankan ruang bakar. Maklum saja, temperattur trek Boyolali relatif panas di siang hari. Tuner ogah hadir gejala overheat.

Lanjut gas aktif yang mengalir lebih deras karena ukuran klep diplot pada angka kombinasi 31/25 mm untuk katup masuk dan buangnya. Kemudian dilanjutkan memapas pantat kem sampai batas pinggulnya 1.5 mm dan memperpanjang durasinya menjadi 20-30 derajat. Lift atau angkatan klep juga ikut bertambah 2 mm.

Intinya, membuat nafas motor lebih panjang. Power band juga jalan. RPM tidak sekedar teriak. Tapi terus jalan dan jalan. Tidak kalah penting, adalah menata ulang titik pengapian. Untuk itu Bani Maruzuko yang juga penggemar motor RX King ini menggunakan CDI pengapian Pro Drag 2. Tidak cukup sampe disini karena tulisannya juga belum habis. He he he he he… Piston dipilih UMA forging berdiameter 55,25 mm.

BACA (JUGA) : Hasil Juara King Battle 2 Stroke Boyolali Road Race Championship 2019 (Minggu 16 Juni)

“Untuk kompresinya 12,4 : 1, Itu sudah aman terkendali. Enak dalam handling, ’’tukas Bani. Lalu bagaimana dengan perbandingan rasio custom ?  Rasio 1 nya diplot pada perbandingan 14-37, kemudian persneling 2 dengan hitungan gigi 18-32, lanjut percepatan 3 (21-29 ) dan rasio gigi 4 (21-24). Semua berakhir pada final gear 13-41. Oke, oke, makasih ya infonya bro ! D 14 N

Facebook Comments

You May Also Like