BeritaBalap.com-Jorge Martin memang tidak maksimal musim MotoGP 2025. Ia kehilangan 29 kali race (sprint race Sabtu dan balapan utama Minggu) karena mengalami 3 kali cedera.
Terlebih yang di MotoGP Losail Qatar hingga harus istirahat sekitar 5 bulan. Jorge Martin harus puas berada di posisi ke-21 dalam klasemen akhir dengan pundi 34 poin.

“Saya banyak belajar setelah musim lalu. Sekarang saya sangat bersemangat untuk memulai musim baru dan memanfaatkan kesempatan saya, karena tahun lalu sangat suram. Saya sangat optimis, motornya telah ditingkatkan secara signifikan. Kita melihat itu musim lalu dengan Marco dan pembalap Aprilia lainnya. Saya menantikan untuk memulai, tetapi saya butuh waktu. Saya butuh waktu untuk beradaptasi karena saya tidak ingin jatuh lagi. Begitu saya 100 persen siap dengan motor, kami akan siap untuk apapun, ”ujar Jorge Martin dalam launching tim Aprilia di Milan Italia (15 Januari).
Lebih jauh, ada pertanyaan meanrik sehubungan masa depan pembalap Spanyol usia 27 tahun ini. Jadi berhubungan dengan keinginannya yang akan keluar dari tim Aprilia menuju Honda. Itu diakui manajer pribadinya karena tawaran spesial dari pihak Honda dan terjadi sebelum MotoGP Silverstone.
Dalam konteks ini, Jorge Martin memanfaatkan klausul perfoma motor yang tidak optimal. Tetapi kemudian tidak jadi karena manajemen Aprilia tidak terima karena belum pacuan RS-GP belum dipakai sepenuhnya. Hanya beberapa kali saja. Dorna Sports juga mendukung Aprilua hingga keluar ancaman untuk mengeluarkan Martin jika tetap ngotot.
Faktanya, Aprilia RS-GP dibuktikan spesial oleh Marco Bezzecchi yang merebut peringkat ke-3 dalam klasemen akhir MotoGP 2025. Kata Martin, santai dulu. Masih banyak waktu untuk bicarakan masa depan.
“Saya yakin Aprilia melakukan pekerjaan yang fantastis sekarang dan akan terus melakukannya di masa depan. Yang dapat saya katakan adalah bahwa hari ini adalah presentasi tim, penting untuk memasuki tahun ini dengan motivasi tinggi. Tetapi masih ada banyak waktu untuk membicarakan masa depan, “tambah Jorge Martin dengan nada diplomatis dan ini dilansir Berita Balap dari Speedweek. BB1















