BeritaBalap.com-Kategori ECU Standar usia 12 Tahun Kebawah resmi dikejurnaskan mulai tahun 2021 ini. Itu disampaikan langsung oleh Medya Saputra, Direktur On The Road Olahraga Sepeda Motor PP IMI. Bagi yang belum baca, ini beritanya kemarin (Kamis, 11 Feb) :
BACA (JUGA) : Direktur On The Road Olahraga Motor PP IMI : ECU Std Jadi Kelas Kejurnas (MP4)


Pertanyaannya, bagaimana respon pelaku balap nasional dengan keputusan tersebut ? Pastinya, mereka sangat bahagia dengan adanya policy tersebut. “Sip itu, Mas kalau ECU Std Dikejurnaskan, “tegas Dedy Fermadi dengan gambar emoji jempol.
Secara logika sederhana, ini penghargaan untuk kelas pembinaan tersebut. Eksistensinya makin diakui. Efek dominonyo, tim ataupun ortu dan si-anak makin termotivasi. Makin semangat. Paling tidak ada predikat juara nasional. Kan sebelumnya hanya supporting-class saja.

Tidak perlu penulis sebut dan tulis satu per-satu ya komen mereka yang senang dengan keputusan tersebut. Dijamin, semuanya senang. Disini senang, disana senang. Jika tidak, sepertinya abnormal. He he he he..
Diantaranya yang berekspresi mengapresiasi adalah Hokky Krisdianto yang memang tim balapnya konsen di kelas ECU Standar, kemudian Wawan Hermawan dan Deddy Fermadi serta Arya Dwi Marhaendra. Ini pemilik 3 sekolah balap yang memang konsen di kategori tersebut.

“Saya yakin semuanya senang, termasuk saya. Terpenting, unsur regulasi dan pengawasannya dibuat lebih ketat. Saya yakin IMI tahu bagaimana menghindari atau meminimalisir trik-trik kenakalan mekanik, “tutur Hokky Krisdianto yang kasih input lagi bahwa 5 pemilik podium, maka wajib scrut belah-mesin, jika tidak mau kena diskualifikasi. BB1