BeritaBalap.com-Francesco Bagnaia ‘Pecco’ sudah dipastikan tidak bertahan di tim Ducati musim depan (2027). Pindah ke tim Aprilia dan bergabung dengan rekannya di VR46 Riders Academy, Marco Bezzecchi. Penggantinya di Ducati adalah Pedro Acosta (Red Bull KTM Factory).
Yang menarik adalah sehubungan bingungnya kepala mekanik Pecco selama ini, ialah Cristian Gabarrini (mereka bersama sejak 2019). Apakah akan mengikuti Pecco yang bersamanya sejak awal atau mengawal Pedro Acosta ? Yang pasti pula, saat keemasan Pecco merebut juara dunia MotoGP 2022-2023, itu bersama Gabarrini.
Disitu masalahnya. Jadi soal sejarah dan kedekatan menjadi kebimbangan tersendiri. Belum lagi soal Matteo, putera tercinta dari Gabarrini yang bernaung VR46 Riders Academy yang saat ini berusia 17 tahun dan diklaim sebagai salah satu calon bintang masa depan rider Italia.
Patut dipahami, banyak kasus kalau kepala mekanik dibawa pembalap ketika pindah tim. Misal saat Jorge Martin yang membawa Daniele Romagnoli dari Ducati ke Aprilia (2025). Ataupun contoh lain seperti Jeremy Burgess yang dibawa Valentino Rossi saat berpindah dari Honda ke Yamaha, kemudian ke Ducati dan kembali ke Yamaha. Jadi setia selalu.
Gabarrini sendiri sebelum tangani Pecco pernah bersama Jorge Lorenzo (2017-2018) saat di tim Ducati ataupun pernah pula memback-up Casey Stoner (2007) hingga raih juara dunia MotoGP. Pernah juga dibawa Stoner saat pindah ke Honda (2011) dan rebut juara dunia pula. Lanjut 2012 sebagai teknisi racing HRC dana 2015 dipromosikan sebagai kepala teknisi Honda.
Usianya saat ini 40 tahun dan merupakan Sarjana Teknik Mesin dari Universitas Ancona. Mulai bekerja di MotoGP untuk tim LCR tahun 2002 sebagai teknisi data. Musim 2005 direkrut Ducati sebagai manajer teknis dan elektronik. BB1














