BeritaBalap.com-Ternyata dominasi pembalap Spanyol dan Italia dalam pentas balap MotoGP, juga termasuk Moto2 dan Moto3 menjadi masalah serius bagi Liberty Media sebagai pemilik event atau pemegang hak eksklusif penyelenggaraan MotoGP. Demikian dilansir Berita Balap dari Autopsport.
Total 76 pembalap dimana ada 32 racer adalah warga negara Spanyol dan 12 dari Italia. Itu 57,89 persen dari seluruh grid pada 3 kelas tersebut.
Oh ya, bagi yang belum pahami, jadi Liberty Media ini pemilik gelaran tersebut, nama Dorna Sports selama ini sudah diganti dengan MotoGP Sports Entertainment Group.
Lebih lanjut dipahami, bahkan pula 40 persen dari petarung MotoGP ialah warga negara Spanyol. Disini masalah seriusnya. Sebelumnya tidak masalah bagi Carmelo Ezpeleta sebagai Dorna Sports, maksudnya sebelum diambil alih Liberty Media.
“Kami menginginkan yang terbaik, tidak masalah dari mana mereka berasal, ”tutur Carmelo Ezpeleta yang tetap dipertahankan sebagai CEO MotoGP Sports Entertainment Group walaupun sudah ganti kepemilikan.
“Yang kami inginkan adalah memiliki pembalap terbaik di dunia. Tetapi jika mereka berasal dari berbagai negara, jauh lebih baik. Memiliki pembalap dari lebih banyak negara bukanlah sesuatu yang kami, sebagai Dorna, paksakan. Tim-tim memahami bahwa itu penting dan bermanfaat, ”tambah Carmelo Ezpeleta.
Intinya, jika memang kemudian Liberty Media menegaskan secara mutlak bahwa semakin banyak negara yang terlibat, maka itu semakin baik dalam konteks promosi event. Ini penting untuk mendatangkan cuan yang lebih banyak. So, balapan buakn soal kompetisi saja tetapi strategi marketing yang tercipta, terlebih untuk pasar bari di luar Benua Eropa.
Alhasil, rider non-Eropa seperti Jack Miller asal Australia, kemudian Brad Binder dari Afrika Selatan, Ai Ogura (Jepang), Diogo Moreira (Brasil) dan lain-lain adalah penting berada dalam kelas MotoGP. Ataupun kedepan rencana tim MotoGP yang akan menggaet David Alonso asal Kolombia. BB1















