Mantan Bos Tim Repsol Honda Ini Protes Puig Yang Tidak Larang Marquez Sejak Awal, Resikonya Tinggi


BeritaBalap.com-Mantan manajer tim Repsol Honda, Livio Suppo tidak setuju dengan apa yang dilakukan oleh Alberto Puig selaku manajer tim Repsol Honda.

Seharusnya Puig itu punya kuasa untuk menahan Marc Marquez agar tidak ikutan latihan bebas ataupun kualifikasi. Apa sebab ? Karena memang resikonya tinggi sekali. Justru jika mengalami crash lagi, maka penyembuhannya akan memakan waktu yang semakin lama.

BACA (JUGA) : Marquez Bantah Keras Pendapat Puig, Juara Dunia Wajib Diakui Walau Dia Tidak Balap, Cedera Itu Resiko Pribadi


“Jika saya masih berada di Honda, maka saya akan mencoba meyakinkan dia untuk tidak melakukannya, risiko untuk memperburuk situasi terlalu tinggi baginya. Kami berharap, berkat sifat kejuaraan yang spektakuler, maka ia akan dapat pulih dengan cepat, “tutur Livio Suppo yang pensiun ketika masa kerjanya belum berakhir. Itu di akhir 2017. Harusnya berakhir 2018.

Pada bagian lain, ia mengomentari tim Honda yang lebih banyak tergantung kepada Marc Marquez. Ini yang berbahaya ketika yang utama tidak dapat tampil maksimal.

“Ketika sebuah pabrikan berfokus pada 1 pembalap seperti Honda dengan Marquez, itu akan dikondisikan oleh rider tersebuti. Nakagami mendapat tempat ke-4 yang baik, itu bagus, tetapi jika dia lebih pintar, maka dia akan bertarung dengan Rossi untuk naik podium, “tambah Livio Suppo yang tergabung di tim Honda sejak 2010, sebelumnya di Ducati. Suppo yang sukses membawa Casey Stoner pindah dari Ducati ke Honda (2011) dan menghantar Stoner meraih juara dunia MotoGP (2011). BB1

Klasemen Sementara MotoGP 2020 :

Facebook Comments

You May Also Like