Marquez : Dovi Ingin Saya Bermasalah Dalam Balapan

Beritabalap.com-Perbedaan 67 poin dengan Andre Dovizioso (Ducati), maka Marc Marquez (Repsol Honda) harus dapat mengontrol pundi nilainya. Ini strategi jitu untuk kembali meraih juara dunia MotoGP 2018. Jangan sampai loss-control hingga terjatuh dan beroleh nol poin. Kondisi demikian yang akan didekati lawan.

Anyway, gelar juara dunia MotopGP 2018 sudah di depan Marquez. Lebih lanjut, dalam sebuah percakapan setelah MotoGP 2018 Misano, Italia (9 September), Marquez menyebut bahwa Dovizioso ingin dirinya keliru dalam balapan hingga tabungan poin mereka berdekatan. Hemmm… !

Konteks ini yang disebut oleh Marquez bahwa Dovi ingin dirinya keliru. Lebih lanjut, saat jurnalis menanyakan, kapan Marquez dapat mengalahkan Ducati, Dovizioso menyela dengan kalimat : “Di Aragon”, lalu Marquez menjawab hal tersebut dengan tawa : “Tidak, tidak, dia ingin saya melakukan kekeliruan. Saat ini, saya memilki banyak pengalaman, “tukas Marc Marquez yang saat ini berusia 25 tahun dan mengakui keunggulan Ducati GP18 dalam momen akselerasi dan stabilitas pengereman.

Intinya, Marquez yang berusia 25 tahun ini akan akan berupaya optimal sejak latihan bebas hingga kualifikasi dan raceday. Termasuk dapat terus mengontrol diri atau tidak terbawa emosi.

“Saya menekan laju motor setiap akhir pekan. Dalam MotoGP Austria, saya mendorong pada sudut terakhir. Juga di Brno dan Misano. Saya mendorong, tetapi dengan kontrol. Selama akhir pekan balapan, kami akan tahu lebih banyak. Tapi seperti saya katakan, kami menyerang untuk bertahan. Saya tidak bisa melakukan kesalahan bodoh. Saya juga akan menekanlawan di Aragon nanti. Jika kami tidak bisa menang, maka saya harus berada di podium di semua seri. Itu adalah tujuan saya, “tambah Marc Marquez. BB1

Facebook Comments

You May Also Like