Martin Manfaatkan Jeda Panjang Menuju Jerez untuk Pulihkan Kondisi dan Pertajam Konsistensi

BeritaBalap.com- Penundaan seri Qatar menghadirkan jeda kompetisi yang cukup panjang antara MotoGP Amerika dan MotoGP Jerez 2026 (24-26/4). Situasi ini menjadi keuntungan besar bagi rider andalan Aprilia Racing, Jorge Martin, yang masih menjalani pemulihan pasca operasi musim dingin akibat cedera tahun lalu.

Martin mengakui bahwa ritme kerja–istirahat yang ia lakukan memberi dampak positif bagi performanya. “Setiap kali saya mendorong tubuh hingga batas maksimal lalu beristirahat, maka saat saya kembali, batas kemampuan saya akan bergeser lebih jauh lagi,” buka pembalap asal Spanyol ini.

‎Performa Martin di tiga seri pembuka musim ini memang patut diperhitungkan. Meski belum meraih kemenangan, konsistensi tinggi membuatnya hanya tertinggal empat poin dari rekan setimnya, Marco Bezzecchi, yang memimpin klasemen sementara.

koizumi

Bezzecchi tampil luar biasa dengan menyapu bersih kemenangan Grand Prix, meski sempat mengalami dua kecelakaan di sesi Sprint. Sebaliknya, Martin selalu membawa pulang poin dari enam balapan yang sudah berlangsung (3 Sprint + 3 balapan utama), menjadikannya salah satu pembalap paling stabil di grid.

‎Di tengah spekulasi mengenai masa depannya, termasuk rumor bahwa ia akan digantikan oleh Francesco Bagnaia di Aprilia dan hijrah ke Yamaha pada era mesin 850cc di tahun 2027, Martin tetap menunjukkan loyalitas. Ia menegaskan bahwa pengalaman tekanan kontrak saat bersama Pramac Ducati musim lalu telah membentuk kedewasaannya dalam mengambil keputusan.

‎”Ketika saya membuat keputusan, saya menjalaninya 100 persen. Saya sangat jelas ingin bertarung demi warna tim ini (Aprilia), dan itulah yang sedang saya lakukan,” tutup Martin. Edhot

You May Also Like