MX King (UB150) Aldi Satya Mahendra, Lebih “Merah-Putih”, Knalpotnya Creampie Jogja


BeritaBalap.com-Menarik mencermari pacuan berbasic Yamaha MX King yang akan ditunggangi Aldi Satya Mahendra dalam balap Underbone 150  (UB150) untuk gelaran Asia Road Racing Championship 2020 (ARRC 2020).

Dalam hal ini dengan bendera tim Yamaha Racing Indonesia (YRI) dan momen pengenalan livery tim Yamaha Racing Indonesias (YRI) ini menjadi satu rangkaian dalam hajatan Yamaha Indonesia Motorsport Conference di Bandara International Hotel, Tangerang Banten, Selasa (4 Februari 2020). Hadir langsung pelaga MotoGP, Valentino Rossi dan Maverick Vinales.

BACA (JUGA) : Ini Formasi Tim Balap Yamaha (2020), MotoPrix Jawa Tidak Wajib !


Lebih lanjut, ada 2 hal yang menarik hati dan perasaan ? Pertama, livery motor yang desain grafisnya lebih menekankan unsur warna Merah-Putih. So, ini wujud kebanggaan dan menjadi motivasi pembalap untuk meraih hasil terbaik. Mantapnya lagi, tampilan hasil karya Simon Design ini sangat kontras dengan basic warna dasar biru Yamaha.

Nah, yang kedua ialah Knalpot Creampie Yogyakarta. Anyway, ini produk lokal yang pastinya akan menjadi kebanggaan tersendiri sehubungan penggunaannya. Kita buktikan bahwa part lokal Indonesia from Sleman Yogyakarta mampu bersaing di balap level internasional.

Bagi yang belum paham, Knalpot Creampie itu diriset langsung duet tuner, Gendut GDT Racing dan Mlethiz MBKW2. Pemiliknya Tris Wahyudi dan mereka sudah bersahabat puluhan tahun. Rumahnya juga berdekatan. Dalam beberapa tahun ini, motor-motor dengan Knalpot Creampie konsisten meraih juara nasional.

Knalpot Creampie Yogyakarta yang menjadi part racing tim Yamaha Racing Indonesia untuk kelas Underbone 150 (ARRC 2020)

“Volume knalpot lebih pada RPM atas dan menengah. Sedikit berbeda dengan yang balap nasional. Tentu saja, semua perubahan atau set-up mengacu pada data dynotest dan grafik RPM yang diinginkan, “tutur Gendut GDT Racing selaku mekanik tim YRI kelas UB150.

BACA (JUGA) : Langkah Apresiasi Yamaha, Manajemen Gajah Tunggal (IRC) Hadir Bersama Rossi-Vinales

“Diameter pipa P1 nya 32 mm, kemudian area P2 yang 36 dan P3 berdiameter 56 mm. Saat dyno mencapai 32,4 HP dengan peak-performance pada RPM 12.700 hingga 13.800. Limiternya hingga RPM 14.000, “tukas Taufan Creampie yang kerap membantu tim-tim dalam operasional dynot-test milik Creampie. Doi juga manajer pemasaran Knalpot Creampie. BB1

Video ROSSI Ngomong Bahasa Jawa :

Facebook Comments

You May Also Like