3 Fakta Penting Dibalik Latihan Racetech Family (5 Tim) Yang Banyak Ukir 53,1 Detik

BeritaBalap.com-Racetech Family alias pasukan Racetech dengan komando jenderal lapangan tengah Leon Chandra baru saja mengakhiri latihan selama 3 hari di trek Sentul Kecil. Jadi ada 5 tim ya yang ikut serta. Mulai ASR, RMS, Aben Racing, Merak Raja Dancer dan Dits Racing Palangkaraya.

BACA (JUGA) : Wow ! Aldi Satya Mahendra Tembus 53,1 Detik Latihan Hari Ke-2 Di Sentul Dengan Pelek 1.85

Dari berbagai data yang diterima penulis, ada beberapa pembalap yang sudah bermain di angka rentang 53,1 hingga 53,5 detik. Itu semua dengan MX King. Demikian sebagai catatan yang fantastis ketika kita komparasi dengan data catatan waktu pole position atau posisi terdepan kualifikasi saat Kejurnas OnePrix 2022 ataupun 2021.

koizumi

Sekilas informasi saja, Reynaldi Pradana saat Kejurnas OnePrix 2022 lalu merebut pole position dengan catatan waktu 54,024 detik. Sedangkan Aditya Fauzi yang tercepat dalam OnePrix 2021 punya catatan waktu 53,903 detik. Semua dengan pacuan MX King.

BACA (JUGA) : Ini Formasi Tim YRI Di Balap Internasional, Ada AM Fadly, Aldi Satya Balap Eropa

Selain 4 tim diatas (foto utama), ada juga tim anyar Dit’s Racing yang tahun ini bergabung ke Racetech

Lebih lanjut ada 2 fakta menarik dari pengujian selama 3 hari yang dilakukan Racetech Family hingga berujung kebahagiaan. Terlebih ketika mereka menerapkan aturan baru penggunaan tapak pelek belakang 1,85 inch.

Apa saja kedua fakta tersebut ? Pertama, bahwa menyangkut perfoma mesin, itu tidak banyak perubahan. Lebih fokus kepada hal-hal yang mendetail. Kalau semburan tenaga berkisar antara 27-27,5 HP (Horse Power) ketika didyno di bengkel Racetech. Jangan salah persepsi ya ! Setiap mesin dyno punya konstruksi dan karakter berbeda.

BACA (JUGA) : Apakah Sistem Starter OP1 OnePrix 2023 Kembali Seperti 2019 ? Sistem Gugur Di Kualifikasi ?

“Jadi Koh Leon fokus mendetail dalam mapping pengapian. Dianalisa mendalam dimana titik kelemahan seorang rider dan kemudian komunikasi secara intens dengan pembalap untuk mendapatkan perfoma yang diinginkan, “ujar Robin Racetech sebagai orang kepercayaan Leon Chandra yang banyak mengurusi operasional tim-tim naungan racetech.

Kabarnya, jajal pertama MX King, Fitriansyah Kete dan Dicky Ersa (Dits Racing) sudah bermain di torehan 54 detik. Ini terus mengalami progress atau kemajuan.

BACA (JUGA) : Tim ART Jogja Butuh Suntikan Rider Berkualitas Di OnePrix 2023 ! Reza Dhanica Gabung ?

Kemudian fakta kedua sehubungan suspensi. Bahwa untuk semua pacuan Racetech Family sangat mengutamakan data dalam upaya meningkatkan kinerja suspensi.

Tahun 2023 ini, mereka mengandalkan suspensi belakang Kayaba dan depan milik 125Z yang ditouching oleh Luvi Racetech. Doi yang konsen urusan menganalisa dan memodifikasi kerja suspensi sesuai dengan riding style dan keinginan pembalap.

“Jadi untuk sok depan dengan material 125Z memang dianalisa langsung oleh Luvi, “tambah Robin Racetech. Apakah nantinya akan ada jasa modifikasi suspensi dengan brand by Racetech ? “Sekarang ini kita belum ada brand, “tukas Robin Racetech.

Nah, fakta terakhir atau ketiga, bahwa MX King by Racetech yang selama ini mendominasi balap nasional adalah pengguna velg RCB tipe SP522 dan Knalpot Proliner.  Itu berlaku untuk tim-tim tersebut.

Disitu spesialnya pelek RCB SP522 yang menjadi andalan pacuan-pacuan Racetech. Tentu saja, termasuk part-part lainnya seperti footstep, handle dan lain-lain. Kalau untuk knalpot dipastikan dengan Proliner yang memang difasilitasi untuk riset konstruksi sesuai kebutuhan mesin. BB1

Facebook Comments

You May Also Like