BeritaBalap.com-Pelaku senior balap Asia (sejak 2010) dan masih eksis hingga musim 2026 ialah Ibnu Sambodo, akrab disapa Pak De ‘Manual Tech’ mengucapkan terimakasih pada peran signifikan Haji Putra Rizky hingga Asia Road Racing Championship 2026 (ARRC 2026) dapat hadir di tanah air. Tanggalnya sudah keluar 7-9 Agustus 2026. Sebelumnya berstatus abu-abu alias kabur.
Menurutnya, sangat ironis jika Indonesia sebagai peserta terbanyak balap Asia justru tidak dapat jatah atau dibatalkan karena tidak kuat membayar. Ya, ini tugas pihak terkait (Pemerintah bersama Kementerian Terkait, ITDC ataupun IMI) agar kedepan cepat tanggap menyelesaikan masalah ini.
Ditegaskannya, Haji Putra Rizky yang menjadi sponsor utama kehadiran ARRC sebetulnya tidak ada hubungan untuk mendatangkan ARRC 2026 Mandalika. Tapi karena suka dan kecintaannya pada dunia balap hingga mau berkorban uang milyaran rupiah. Makanya kita harus jujur berterimakasih.
“Jadi jangan salah persepsi dulu. Yang namanya pertunjukan balap Asia, maka kita sebagai tuan-rumah harus bayar. Bukan gratis atau suruh penyelenggara yang bayar. Itu salah besar, “tegas Pak De yang konsen di balap AP250 dan timnya “Manual Tech” pernah meraih juara Asia untuk kelas UB110, juga UB130, AP250 dan Supersport 600.
“Tim kita itu paling banyak. Rider kita juga terbanyak dan mekanik-mekanik atau kru kita juga dipakai tim asing. Sangat ironis dan memalukan jika tidak ada seri balap Asia ARRC di Indonesia. Pemerintah bersama pihak terkait (Kementerian, ITDC dan IMI) harusnya peduli. Harus cepat bergerak. Harus responsif agar tanggal penyelenggaraan bisa cepat keluar, “tutur Pak De yang juara umum AP250 di tahun 2019 dan 2022.
“Makanya, secara pribadi, saya mengucapkan terimakasih kepada Haji Putra hingga dapat memberikan kepastian dan membantu hadirnya ARRC 2026 di Mandalika. Sekali lagi sangat ironis jika Indonesia tidak dapat jatah. Ini pelajaran kedepan pihak terkait untuk bergerak cepat dalam memberikan kepastian jadual seperti putaran-putaran ARRC lainnya, “tambah Pak De yang bermarkas di Jl. Gito Gati, Sleman, Yogyakarta. BB1














