Rahasia FU 150 Porting by Tuner Danang C-Duck, Borong Jawara Latber Semarang (26 Mei)


BeritaBalap.com-Sudah bukan rahasia umum, bahwa penduduk alias populasi Suzuki Satria FU 150 makin banyak. Makin digemari di dunia balap karapan alias dragbike Terlebih kelas FU standar yang notabene laksana jamur di musim hujan. Kok kata jamur ? Kurang cocok euy ! Lebih mesra disebut bagai gadis seksi dan cantik yang menebar pesona. Hemmm…

Imbasnya pada event dragbike di berbagai daerah jumlah starter selalu ramai. Termasuk diantaranya pada saat SSC Racing Start Dragbike Latihan Bersama (Latber) yang berlangsung di sirkuit PRPP Tawangmas Semarang, Jateng pada hari Sabtu tanggal 26 Mei kemarin.

Nah, dalam kelas Bebek 4T Std 150 cc Porting tercatat hadir 18 starter dan kelas Bebek 4T Std 150cc Wanita yang notabene menggunakan motor yang sama diikuti oleh 8 peserta. Dari kedua kelas tersebut, pemenangnya adalah Satria FU bikinan Danang C-Duck yang asli Jogjakarta Berhati Nyaman dan identik pula dengan perfoma spesial Bebek 130 cc 4T Tune Up.


FU 150 by Danang C-Duck yang borong juara pada dua kelas, termasuk kategori perempuan alias wanita

Ditelusuri lebih lanjut, Satria FU yang berhasil torehkan waktu 08. 096 detik lewat joki Aji Kelinci dan 08. 316 detik oleh lady biker Rina Somay ini, ternyata tidak banyak perubahan. Regulasi FU Porting memang masih banyak mempertahankan kondisi standar. Ini kelas murah meriah. Alhasil, bisa pula menjadi rujukan yang ingin mengupgrade perfoma kudabesi hariaan FU150 anda. Atau malah kepingin ikut balapan juga.

‘’Untuk rekayasa kepala slinder, maka didapatlah kompresi 14,5. Bentuk kepala silinder masih menggunakan squsih aslinya. Hanya volumenya yang dikurangi. Untuk klepnya masih standar. Sudah optimal mensuplai, ’’terang Danang C- Duck yang selalu murah senyum dengan para jurnalis. Bahkan rajin kasih informasi penting.

Efek diameter porting masuk dan buang yang sudah diperbesar menjadi 28 mm, maka butuh pasokan bahan bakar yang lebih banyak. Badan gede, makan wajib ditambah. Itu logika sederhana. Dalam hal ini Danang C-Duck yang juga pelaku langsung dragbike alias joki, mengandalkan karbu Keihin PWK 35 mm Air Striker. Main-jet dan pilot jetnya efektif bermain di angka 128 dan 48

Karbu inilah yang bertugas mengirim bahan bakar lebih padat merayap hingga sisa pembakaran dilepas oleh knalpot custom yang berhasil diakalinya dari konstruksi silincer. ‘’Untuk meneruskan tenaga maka rasio pada motor sebagai berikut gigi 1 (14/30), gigi 2 (15/24), gigi 3 dan 4 masih standar, kemudin gigi 5nya perbandingan 23/23, dan gigi 6 (25/23, “’pungkas Danang C-Duck yang mematok final gear 12-43. D 14 N

Facebook Comments

You May Also Like