BeritaBalap.com- MotoGP Amerika 2025 yang digelar di Circuit of The Americas (COTA) berakhir dengan kejutan besar setelah Marc Marquez mengalami kecelakaan saat memimpin balapan. Ini menjadi nol poin pertama bagi Marquez sebagai pebalap pabrikan Ducati, sebuah momen yang jarang terjadi di sirkuit yang selama ini dikenal sebagai kandangnya.
Marquez yang tampil dominan sepanjang akhir pekan, tampak berada di jalur kemenangan setelah unggul dua detik dari Pecco Bagnaia. Namun, kesalahan mengejutkan membuatnya kehilangan kendali saat masuk tikungan dengan ketat, menyebabkan dirinya terjatuh dan gagal melanjutkan balapan.


Kejadian ini memberikan peluang emas bagi Pecco Bagnaia yang akhirnya meraih kemenangan pertamanya musim ini. Di belakang Pecco, Alex Marquez finis di posisi kedua, diikuti oleh Fabio Di Giannantonio yang mengamankan podium ketiga.
Hasil ini tentu menjadi angin segar bagi Pecco dalam perburuan gelar juara dunia, sekaligus menunjukkan konsistensinya sebagai salah satu penantang utama musim ini. Pengamat MotoGP, Carlo Pernat turut memberikan analisis mengenai insiden yang menimpa Marquez.
Menurutnya, kejadian ini mencerminkan karakter khas sang juara dunia delapan kali tersebut. “Ketika dikatakan bahwa saingan terbesar Marquez adalah dirinya sendiri, mungkin inilah yang dimaksud. Di sirkuit di mana ia hampir selalu menang, dan rasanya mustahil untuk tidak menang, Marquez justru melakukan kesalahan,” ujar Pernat dilansir dari GPOne.
BACA JUGA : Gigi Dall’Igna Beberkan Perbedaan Antara Motor Pecco dan Marquez
“Kesalahan yang sangat aneh, karena ia masuk tikungan dengan terlalu ketat, terjatuh, tepat ketika ia memiliki keunggulan dua detik atas Bagnaia. Seharusnya, ia bisa mengatur ritme balapan dengan nyaman. Tapi itulah Marc Marquez, seorang fenomena yang selalu ingin menang. Ia mungkin tidak akan pernah puas dan itu membuatnya kehilangan poin yang sangat berharga,” pungkasnya. Edhot