Tune-up Honda Sonic 150R Kebumen, Simpel Tapi Podium !

BeritaBalap.com-Sebagai pendatang baru, Devano Perdana asal Kebumen sukses meraih podium dalam kelas Pemula B, yaitu MP5 (150 cc). Itu di gelaran Yogyakarta Anniversary VSC Nite Race 2018 yang berlangsung di sirkuit Mandala Krida Yogyakarta (1 Juni).

Yang menarik, bahwa set-up mesin tim Mahesa Lembu Putra Handoyo Jhons berbasic Honda Sonic 150R ini simple alias praktis. Terbukti noken as-nya saja pakai keluaran BRT (Bintang Racing Team) dengan durasi in 263 dan ex-nya 265 derajat. Sudut buka-tutup klep pada noken as ialah 25º dan 58º derajat. Sedangkan klep buang membuka 60º sebelum Titik Mati Bawah (TMB) dan menutup 25º sesudah TMA (Titik Mati Atas).

Kinerja klep berdiameter 24/21 mm diklaim sangat efektif dalam langkah bakar. Kalau kompresinya aman terkendali di angka 11,8 : 1 dengan bahan bakar Pertamax Turbo. Oh ya, Devano Perdana ini adalah putera dari juragan mebel Putra Handoyo. Jadi yang mau beli meubel, silahkan saja. Husss… kok malah jualan mebel. Itu sekedar informasi saja. He he he he…

koizumi
Devano Perdana sukses meraih podium dalam kelas Pemula gelaran Yogyakarta Anniversary VSC Nite Race 2018 di sirkuit Mandala Krida Yogyakarta (1 Juni).

‘’Melalui ajang ini, saya pribadi berharap akan muncul bibit-bibit muda dari Kebumen, Jateng. Sehingga nantinya dapat berkompetisi di tingkat yang lebih tinggi dan mengharumkan nama Kebumen,’’terang Adi Riyadi (Adi Sapi), pengantin baru yang ikut hadir dan setia mengawal pebalap muda asal Kebumen tersebut.

Lebih lanjut, untuk otak sistem injeksinya sendiri dengan ECU aRacer. Dari sinilah, debit bahan bakar diatur sesuai dengan temperatur dan kelembaban udara. Sementara yang bertugas menyemprot bahan bakar ke ruang bakar, dipercayakan pada injektor keluaran Keihin.

Ternyata, untuk menaklukkan Sirkuit Mandala Krida Yogyakarta, maka perbandingan rasionya masih standar pabrik. Terbukti praktis kan bro. Untuk final-gearnya 14-48. Bicara pemain Sonic 150R, biasanya dengan opsi rasio 13-35 (1), 18-30 (2), 20-28 (3), 22-26 (4), 24-25 (5) dan 25-24 (6). Boleh jadi mekaniknya Devano Perdana punya jurus berbeda untuk trrek Mandala Krida yang relatif pendek-pendek. Ditunggu ya prestasi selanjutnya. D 14 N

 

 

 

 

Facebook Comments

You May Also Like