BeritaBalap.com-Informasi yang diterima penulis bahwa tim LFN HP969 yang berangkat dalam rangkaian balap Asia Road Racing Championship 2023 (ARRC 2023) di Sirkuit Sugo Jepang akhir pekan ini (23-25 Juni), adalah sebanyak 15 orang. Ini sudah termasuk dengan 3 ridernya yang konsen di kelas Underbone 150 (UB150).

Bagaimana dengan pembiayaan sejak keberangkatan Senin (19 Juni) hingga kepulangan nanti Selasa (27 Juni) ? Yang pasti putaran ARRC 2023 Jepang diklaim menjadi seri yang paling banyak dalam pengeluaran biaya. Konteks ini memang bisa dilogika secara common sense atau akal sehat dari waktu tempuh perjalanan pesawat sekira 7,5 jam (direct).


“Jumlah personil 15 orang termasuk dengan 3 rider, “ujar Faiz Ahdan selaku aktor penting yang berhubungan dengan manajemen finansial tim. Jadi beliau orang yang ditugaskan langsung atau dipercaya Haji Putra Rizky selaku pemilik tim untuk menyegarkan manajemen menjadi lebih sehat. Lebih profesional. Lebih berkualitas.
“Untuk akomodasi (tiket, hotel, transport, start money dan komsumsi) untuk ARRC 2023 seri Jepang ini averagenya 600 juta, Mas. Cost termahal ada di tiket, Jakarta-Tokyo PP dimana kita kemarin pakai ANA (All Nippon Airways, red) dapat harga 12 juta, “tambah Faiz Ahdan yang juga sahabat dekat Haji Putra Rizky sejak masa kecil.

Bisa dilogika ya, buat tiket per-orang saja sudah 12 juta. Tinggal kalikan saja jumlah personnya. Ini belum termasuk biaya visa perjalanan.
Catatan penting untuk ARRC 2023 Jepang memang tidak ada belanja spare-part karena sudah ada stock atau persediaan sebelumnya.
BACA (JUGA) : AM Fadly Siap Balapan Di Timnya Haji Putra Rizky Saat Seri Ke-4 Dan Ke-5 OnePrix 2023
“Kalau kita saat ini, tidak ada belanja sparepart untuk dibawa ke Sugo. Kebetulan masih cukup. Nanti saat ARRC di Mandalika, kita restock dan kita masukin ke box, “tambah Faiz Ahdan yang sehari-hari juga bekerja dalam hubungannya dengan perusahaan ataupun keperluan rumah tangga serta aktifitas Haji Putra Rizky yang juga pengusaha super sukses di berbagai bidang, utamanya tambang batubara.
Jadi penegasannya tidak ada belanja spare part ya untuk ARRC 2023 Jepang ini. Pertanyaan kritisnya, apakah angka sekira 600 juta tersebut jauh lebih irit dari data tahun 2022 lalu ? Konteks ini memang tidak bisa dikomparasi atau dibandingkan langsung karena musim ARRC 2022 tim LFN HP969 juga bersaing di kelas AP250.
BACA (JUGA) : Fix ! Haji Putra Rizky (LFN HP969) Gandeng Mekanik Spesial 2 Tak Bendol ABRT
Namun catatan pentingnya, bahwa sosok Faiz Ahdan memang dihadirkan jelas dan tegas untuk membenahi manajemen keuangan tim secara komprehensif. Baik perjalanan balapan, riset, latihan ataupun keluar-masuk spare part yang kontrolnya jauh lebih ketat. Diklaim memang jauh lebih efektif dan itu diklaim pula signifikan pengurangan biayanya. BB1 (Ket FOTO LEAD/UTAMA : ARRC)