BeritaBalap.com-Drama proses scrutineering pada gelaran balap dragbike NGO Racing Thailand 2026 yang berlangsung Minggu (11/01) tengah menjadi sorotan dan ramai diperbincangkan publik.
Nah, polemik ini melibatkan salah satu tim asal Indonesia, Dewa United Bacang Balap by Tekno Tuner. Sebelumnya, motor Kawasaki Ninja garapan Tekno Tuner yang ditunggangi Fachry Komeng sukses keluar sebagai pemenang pada laga exhibition kelas Ninja 59 Stroke 1,5. Kemenangan tersebut diraih usai menaklukkan tim kuat asal Thailand, Tan Lat Lum Keo, dengan joki Ebon.

Namun, hasil tersebut akhirnya dianulir secara sepihak oleh pihak penyelenggara. NGO Racing menilai motor milik Tekno Tuner tidak sesuai regulasi, khususnya pada bagian kruk as yang dianggap memiliki ukuran stroke yang melanggar aturan.
Menanggapi keputusan tersebut, pihak Tekno Tuner dengan tegas membantah tudingan tersebut. Mereka menyatakan bahwa kruk as yang digunakan dibeli langsung dari bengkel ternama LMN Thailand, sehingga secara logika sederhana, maka kecil kemungkinan terjadi kesalahan spesifikasi ukuran stroke.
Bahkan, Tekno Tuner dikabarkan sempat meminta dilakukan scrut ulang dengan pemeriksaan motor secara terbuka dan bersama-sama tanpa ada yang ditutup-tutupi. Namun sayangnya, permintaan tersebut tidak mendapat respons positif lantaran pihak NGO Racing menyebut tidak memiliki waktu untuk melakukan pemeriksaan ulang. R 4 NU K 1 KI















