BeritaBalap.com-KTM ingin beroleh ijin dapat membuka segel mesin RC16nya yang diklaim punya masalah serius pasca insiden serius di Catalunya Spanyol. Saat itu, mesin tiba-tiba mati hingga kemudian motor Acosta ditabrak Alex Marquez (BK8 Gresini Racing) dan selanjutnya melibatkan beberapa pembalap lainnya.
Namun memang permintaan KTM tersebut belum mendapat ijin dari mayoritas pabrikan yang terlibat. Hanya Aprilia saja yang membolehkannya dan ini tidak bisa dilakukan karena harus kesepakatan semua pelaku dari asosiasi pabrikan (MSMA). Demikian sesuai aturan bagi pabrikan yang tidak mendapat hak konsesi.
Masalahnya semakin kompleks, karena KTM sudah menggunakan mesin ke-6 dari jatah 8 mesin yang diperbolehkan. Faktanya memang penampilan gacoan KTM Pedro Acosta relatif kurang maksimal. Tidak konsisten lagi. Tidak seperti di awal-awal perjalanan seri MotoGP 2026.
Bahkan di MotoGP seri Ceko dan Assen, Pedro Acosta hanya mendapat 1 poin saja untuk 4 race yang tersaji (2 sprint race dan 2 balapan utama). Saat ini Pedro Acosta harus puas di posisi ke-7 saja. Padahal sempat di urutan ke-4 saat setelah putaran Jerez Spanyol ataupun setelahnya di Le Mans Perancis.
BACA (JUGA) : Ini Klasemen Sementara Veda Ega Pratama Setelah Finish ke-8 Moto3 Jerman
Kembali ke bahasan awal, diprediksi kuat, bahwa pabrikan Ducati, Honda dan Yamaha tidak mengijinkan KTM membuka segel mesin karena bisa menjadi bumerang.
Maksudnya, motor KTM bisa menjadi lebih kompetitif setelah diketahui penyebabnya dan terpecahkan. Padahal kondisi sekarang persaingannya sangat ketat.
Musim 2020 pernah terjadi demikian ketika para pabrikan mengijinkan Yamaha yang memang saat itu tidak menjadi ancaman untuk membuka segel mesin dimana terdeteksi kalau katup (valve) yang bermasalah. BB1














