Ducati Optimistis Lanjutkan Tren Positif di Paruh Musim Kedua MotoGP 2026

BeritaBalap.com- Ducati menatap paruh musim kedua MotoGP 2026 dengan penuh optimisme setelah menunjukkan tren performa yang terus meningkat dalam beberapa seri terakhir. Memasuki jeda paruh musim, tim pabrikan asal Italia itu yakin peluang untuk kembali bersaing memperebutkan gelar masih terbuka lebar.

Hingga 11 seri yang telah berlangsung musim ini, duet Francesco ‘Pecco” Bagnaia dan Marc Marquez berhasil mengoleksi total 333 poin. Raihan tersebut membuat Lenovo Ducati hanya terpaut 61 poin dari Aprilia Racing yang masih memimpin klasemen sementara kategori tim.

“Saya harap, teknisi kami bisa segera membuat peningkatan dengan sepeda motor kami. Kami sangat mempercayai hal tersebut. Dengan sedikit lebih banyak keberuntungan dan performa, Marc dan Pecco akan menjalani paruh kedua yang fantastis,” buka Tardozzi.

koizumi

Perjalanan Ducati pada awal musim memang tidak berjalan mulus karena harus menghadapi sejumlah kendala yang memengaruhi hasil balapan. Cedera yang dialami Marquez serta inkonsistensi performa Pecco sempat membuat tim kesulitan mengimbangi laju para rival.

Namun, kondisi tersebut perlahan berubah seiring meningkatnya performa kedua pembalap dalam beberapa putaran terakhir. Marquez kembali tampil kompetitif dengan meraih kemenangan, sementara Pecco mulai konsisten finis di barisan depan sehingga membuka kembali peluang Ducati bersaing dalam perebutan gelar MotoGP 2026.

BACA JUGA : Ducati Pertama Kalinya Turun Peringkat B Hak Konsesi, Honda Juga Turun Level D, KTM Tetap B

“Paruh pertama musim ini penuh dengan naik dan turun. Start kami kurang bagus karena beberapa insiden. Pecco tidak menunjukkan performa seperti yang kami harapkan. Tetapi, dia lambat laun bisa meningkatkan performa sepeda motor kami sedikit demi sedikit. Saya kira, Pecco dan Marc bisa mendapatkan hasil bagus karena sedikit keberuntungan,” beber Tardozzi.

BACA JUGA : Marquez Samai Rekor Agostini di Sachsenring, Namun Tak Bisa Sepenuhnya Bahagia

Pria asal Italia itu lalu menambahkan, “Pecco bisa menggondol podium empat kali berturut-turut sedang Marc menang balapan dua kali, di mana kemenangan itu didapat baik pada sesi balapan utama dan sprint. Beberapa balapan terakhir berjalan sangat baik. Meski begitu, kami merasa tidak masih sedikit di atas,” pungkasnya. Edhot

You May Also Like