BeritaBalap.com- Marc Marquez mengakui pola pikirnya dalam memburu gelar Juara Dunia MotoGP 2026 telah berubah seiring persaingan memasuki fase krusial. Rider Ducati Lenovo tersebut kini tidak hanya mengandalkan skill dan insting di atas motor, tetapi juga menempatkan kecerdasan serta perencanaan sebagai bagian penting dalam strateginya.
MotoGP 2026 kini memasuki seri ke-15 yang akan berlangsung di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, Austria, pada 18-20 September. Marquez datang dengan momentum positif setelah untuk pertama kalinya musim ini berstatus pemuncak klasemen dengan koleksi 274 poin.
Posisi tersebut membuat Marquez berada dalam situasi penting untuk menjaga peluang menjadi kampiun di akhir musim. Sang juara dunia bertahan pun menyadari kesempatan tersebut harus dikelola dengan baik karena setiap keputusan di lintasan bisa berpengaruh terhadap perburuan gelar.
“Seperti saya katakan sebelumnya, dan saya tidak akan mengubahnya, pemimpin klasemen adalah favorit juara. Sebelumnya, (Jorge) Martin, dan sekarang kami. Tapi, sekarang kami akan mencoba untuk mengatur kesempatan yang datang kepada kami ini, sebaik mungkin,” buka Marquez.
BACA JUGA : Marquez Tak Pikirkan Perebutan Gelar Karena Para Rival Beri Hadiah Manis
Karena itu, Marquez mulai mengubah pendekatan dalam menghadapi persaingan gelar yang semakin ketat. Ia tetap membuka kemungkinan mengambil risiko demi meraih poin maksimal, tetapi kini setiap langkah harus dibarengi perencanaan dan persiapan yang matang.
“Sebelumnya, ini soal insting, soal berkendara. Sekarang, ini soal menggunakan (isi) kepala Anda, berpikir, membuat rencana. Sekarang, Anda harus banyak bikin rencana dan berpikir. Ada momen-momen di Sprint Race di mana Anda harus ambil risiko dan itu bisa saja selalu berakibat buruk. Tapi, setidaknya, perencanaan dan persiapan bisa membantu Anda mengeksekusi (strategi),” pungkas Marquez. Edhot


















