BeritaBalap.com-Pada akhirnya berdamai semhubungan konflik antara Yamaha dan Fabio Quartararo. Ini menyusul apa yang diungkap Quartararo kepada media Perancis saat rangkaian MotoGP Aragon.
Dalam konteks ini, juara dunia MotoGP 2020 tersebut tidak mau lagi membantu Yamaha dalam riset dan pengembangan. Demikian menyusul atas kekecewaannya yang tidak diajak dalam pengujian M1 terbaru dengan Ban Pirelli.
“Tidak, menurut saya ini bukan soal penyesalan atau bukan, “ujar Quartararo saat ditanya apakah ia menyesali tanggapannya. “Saya rasa karena rasa frustrasi, kami sempat melontarkan kata-kata yang mungkin kurang tepat. Kami sudah mengadakan pertemuan, semuanya telah diselesaikan, dan kini situasinya sudah cukup normal, “tambah Quartararo yang dilansir Berita Balap dari Crashnet.
Hal senada diungkap bos tim Yamaha Massimo Meregalli. Jadi semua sudah cleared. Sudah tidak ada masalah. Soal Quartararo tidak dijaka dalam tes MotoGP dengan pacuan terbaru (850 cc ) dan Ban Pirelli mengacu pada apa yang juga dilakukan pabrikan lain. Misal, manajemen tim Aprilia juga tidak izinkan Jorge Martin dan Ai Ogura mengikuti test tersebut untuk Yamaha. Kedua pembalap tersebut akan pindah ke Yamaha musim depan. Termasuk juga policy dari pabrikan lainnya. Sama.
“Bagi kami, kejadian di Aragon sudah menjadi masa lalu, dan kami benar-benar fokus untuk memaksimalkan apa yang bisa kami lakukan mulai saat ini hingga akhir musim.”
“Terkait tes di Austria, menurut saya kami bersedia mengizinkan pembalap kami yang akan hengkang untuk menguji ban Pirelli seandainya semua pihak melakukan hal yang sama. Namun pada akhirnya, kenyataannya tidak demikian, sehingga kami menyusun ulang rencana kami dengan cara yang berbeda, “timpal Meregalli. BB1













