Awas ! Ada Penilaian Bagi Rider AHRT Level Asia di Masa Pendemi

BeritaBalap.com-Jangan salah persepsi ya dengan masa pendemi Covid-19 ! Jangan terlalu santuy ! Maksudnya sisi latihan skill dan fisik harus tetap dijaga. Demikian berlaku untuk para pembalap yang bernaung dalam Astra Honda Racing Team (AHRT) yang berlaga di berbagai balapan level Asia.

Ada penilaiannya untuk para petarung Asia Road Racing Championship, Asia Talent Cup ataupun Honda Thailand Cup. Patut dicatat, konteks ini menentukan dari kelanjutan kontrak musim depan (2021). Intinya, kamu jangan semaunya ! Yang profesional dong !

BACA (JUGA) : Ini Jawaban Manajer Motorsport AHM Soal Formasi Tim Balap Nasional (2021)

“Kita ada tim yang khusus menilai mereka saat kita melakukan latihan bersama. Kan sering kita undang, misal latihan di Sentul Kecil dan venue lainnya, “tegas Rizky Christanto, Manager Motorsport PT. Astra Honda Motor (AHM) saat berkomunikasi langsung dengan penulis.

Secara logika sederhana, memang kondisi ini penting. Jadi teringat ketika balap di Sentul Kecil beberapa waktu lalu dimana seorang juara OnePrix 2019 Fitriansyah Kete yang lama tidak latihan tidak dapat menembus 5 besar, termasuk seorang Awhin Sanjaya yang tidak lolos kualifikasi. Padahal motornya by MBKW2 Jogja. Jelas dan tegas itu efek lama tidak latihan. Gaya balapnya terlihat kaku.

Pastinya, hal demikian yang wajib hukumnya untuk dihindari. Isunya, ada pembalap AHRT yang tampak lebih gemuk juga ditengah liburan masa pendemi Covid-19 ini. Hemmm.. siapa ya ?

Seorang Jorge Lorenzo saja yang lama tidak latihan sekira 6-7 bulan, walau pakai M1 versi 2019 tetapi tertinggal 4 detik lebih saat test Portimao beberapa Minggu lalu, bahkan kalah dari motor produksi massal (WorldSBK). Ini yang jadi salah satu alasan hingga doi ditendang Yamaha sebagai penguji 2021.

“Kan akan terlihat nantinya. Banyak variabel yang akan kita nilai saat mereka diundang latihan. Yang pasti, ini yang menentukan kelanjutan dan sebagai pembukti keseriusan atau profesionalitas mereka di dunia balap, “tambah Rizky Christanto yang menyebut untuk tim-tim nasional yang disupport Astra Honda tetap berlanjut 2021 karena memang tidak ada sama sekali event skala nasional. Juga akan kesulitan mengundang mereka semua untuk latihan bersama.

Anyway, ini semua memang kembali kepada profesionalitas. Mau nasional saja atau internasional. Atau cukup kejurdanan saja. Makin tinggi strata balap kita, maka tanggung-jawabnya berbeda. Itu logika sederhananya. BB1

Facebook Comments

You May Also Like