Bolehkah Instruksi Tim Berikan Jalan Rekannya Dalam Balap MotoGP ?

BeritaBalap.com-Menarik untuk mencermati topik ‘intruksi tim’ yang dilakukan dalam balap MotoGP. Pertanyaan kritisnya, apakah ini boleh-boleh saja atau tidak dapat dipermasalahkan ataupun memang dilarang ?

BACA (JUGA) : Provokasi Pecco Jelang Misano, Sebut Dia Lebih Santai Dibanding Quartararo

Demikian menyusul momen yang dilakukan Jack Miller (Ducati Lenovo) yang secara tersirat memberikan jalan kepada rekan satu timnya, Bagnaia “Pecco” dalam seri ke-15 MotoGP Austin USA, Minggu kemarin (3 Oktober).

koizumi

Bahkan dengan terang-terangan, Pecco mengucapkan terimakasih kepada Miller hingga ia tidak bersusah payah untuk mengejar. Semua ini demi misi untuk mengejar Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha) walaupun kemudian tidak dapat. Intinya, dapat mengurangi gap poin dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP 2021.

BACA (JUGA) : Saling Ejek Antar Penggemar MotoGP Sejak Konflik VR46 Dan MM93 Tahun 2015 ?

Mengacu pada aturan yang berhubungan dengan peraturan di halaman 383 ataupun soal “Perilaku Selama Latihan dan Balapan” memang tidak ada kalimat yang menjelaskan kalimat instruksi tim. Demikian yang dilansir PaddockGP. Alhasil, selama tidak kelihatan jelas di depan mata atau instruksi itu tidak tampak jelas, maka itu sah-sah saja dalam kompetisi MotoGP.

Secara logika, bisa jadi policy ini hadir sebelumnya dalam internal tim. Sudah kong kali kong atau sepakat. Nah, ketika di lintasan, semua butuh pengertian bersama. Tidak mungkin dilakukan begitu vulgar karena bisa menjadi bumerang atau kecaman banyak pihak untuk pembalap yang dikasih jalan.

BACA (JUGA) : Ducati Terkonsisten Dan Dominasi Klasemen Tapi Belum Juga Juara Dunia, Apa Kata Dall’Igna ?

“Saya pikir, Jack melakukannya sendiri.  Saya mengejarnya setengah detik dalam satu putaran dan dia tidak memaksa saya untuk melakukan manuver agresif. Dia membiarkan saya lewat dan saya harus berterima kasih padanya. Saya pikir kami bekerja dengan baik sebagai tim dan selalu saling membantu. Kami melakukan pekerjaan yang sempurna, “tutur Pecco yang finish ke-3 di Austin dan saat ini berbeda 52 poin dari Quartararo.

“Pada satu titik, saya melihat ‘Bagnaia sudah nol koma sekian,  jadi saya tahu dia akan datang. Dia telah mengejar hingga 0,8 detik dan saya berjuang. Saya tidak ingin menempatkan berjuang keras lebih dari yang diperlukan, jadi saya hanya mengatakan maju dan lolos saja, “tukas Jack Miller.

Sebagai gambaran saja, dalam balap Formula One (F1) pernah dilarang sehubungan instruksi tim, itu di tahun 2003 hingga 2010. Inipun bisa diakali. Misal saat Nelson Piquet (Renault) sengaja menabrakkan mobilnya ke dinding (2008) untuk melapangkan jalan rekan satu timnya, Fernando Alonso.

Itu di seri Singapura dan disebut atas perintah Flavio Briatore selaku pemilik tim. Ini yang membuat Piquet menerima hukuman dikeluarkan dari F1 seumur hidup namun kemudian diampuni dan dibatalkan. Kemudian larangan instruksi tim diperbolehkan lagi tahun 2011. BB1

Klasemen Sementara MotoGP : 

Facebook Comments

You May Also Like