Bos Besar Ducati Tidak Suka Kata Perpisahan dengan Lorenzo, Apa Maksudnya ?

BeritaBalap.com-CEO Ducati, Claudio Domenicali mengaku tidak mau ada kata perpisahan dengan Jorge Lorenzo yang notabene baginya telah banyak berjasa dalam pengembangan Ducati Desmosedici. Terbukti juara dunia MotoGP 2010, 2012 dan 2015 tersebut telah meraih 3 kali podium juara di Mugello Italia, Catalunya Spanyol dan Red Bull Ring Austria.

Faktanya memang Domenicali yang menyebut di awak pers bahwa Lorenzo sudah tidak cocok dengan GP18. Itu setelah seri Le Mans atau sebelum Mugello. Saat bersamaan Lorenzo yang merasa tidak punya potensi, bergerak cepat dan menerima tawaran Repsol Honda (2019-2020). Nah saat Lorenzo podium juara di Mugello, justru Ducati berupaya membujuk namun semua sudah terlambat.

“Ini sudah berakhir. Saya tidak suka dengan kata perpisahan. Itu bukan masalah komunikasi atau anggaran dana. Kami punya ide umum tentang apa yang bisa dilakukan, tetapi kami memilih solusi yang berbeda. Orang-orang memikirkan pertengkaran diantara kita, namun saya pikir 20 bulan dengan Jorge memberi kami keuntungan yang luar biasa. Kami memahami banyak hal tentang mesin kami. Sebagian besar pekerjaan kami adalah hasil dari teori yang disajikan. Dia menegaskan apa yang Dovi sudah lakukan, “terang Claudio Domenicali seperti dikutip dari laman media asal Jerman, Speedweek.com.

“Kami sekarang memiliki motor yang sangat kuat, yang juga berkat investasi yang kami buat. Saya percaya bahwa dalam beberapa bulan terakhir Jorge telah mengenali potensi mesinnya dan mengerti bahwa dia bisa menang di trek apapun atau setidaknya berjuang untuk kemenangan. Saya juga melihat Jorge yang berbeda dari masa lalu, yang sangat kompetitif. Ini bukan hal-hal yang sentimentil, tapi saya pikir kami melakukan kerja sama dengan baik. Kedua belah pihak mendapat manfaatnya, “tambah Claudio Domenicali di laman media GPone.com. BB1

Facebook Comments

You May Also Like