Bos Besar KTM Tegaskan Tidak Akan Membuat Sasis di Kalex Sampai Kapanpun !

BeritaBalap.com-Bos besar KTM, Pit Beirer menegasakan bahwa mereka lebih percaya pada sasis atau rangka yang digarap teknisi KTM. Bukan trend Kalex ataupun kecenderungan rangka alumunium di balap Moto3, Moto2 dan MotoGP. KTM yang memang berbeda sendiri tetap setia memplot rangka baja sebagai kiblat mereka.

Prestasi Can Oncu yang jawara di seri final Moto3 Valencia (2018) ataupun Pol Espargaro yang podium ke-3 di MotoGP 2018 Valencia menjadi sebuah kebanggaan tersendiri dengan sasis baja dibandung alumunium yang dipakai tim lainnya.

“Saya mengucapkan selamat kepada Alex Baumgartel setelah seri Sepang atas gelar juara dunia Moto2. Kalex adalah perusahaan yang sangat dihormati. Tapi saya tidak akan membangun sasis MotoGP dengan Alex, “tegas Pit Beirer selaku CEO KTM. Oh ya, Alex Baumgartel adalah bos dari sasis Kalex.

koizumi

“Kami hanya ingin mempromosikan diri kami secara bersih sesuai perjuangan KTM sendiri dan mengambil langkah maju dalam proyek keseluruhan. Saat Sabtu di MotoGP Valencia, ada 6 produsen dalam babak kualifikasi yang berbeda hanya dalam 0,361 detik saja. Jadi tidak ada motor buruk di kejuaraan ini. Dan bukan juga pembalapnya yang buruk, semuanya terbaik bersama, “tambah Pit Beirer.

Pada bagian lain, Pit Beirer juga mengungkapkan target dari rookie KTM di musim 2019 dapat menembus 10 besar. Maksudnya untuk Hafizh Syahrin dan Miguel Oliveira di tim Tech3 KTM.

Termasuk target serius untuk pasukan utama KTM, Pol Espargaro dan Johann Zarco. Mereka didukung puluhan ahli teknis.  Sekilas informasi saja, tahun lalu (MotoGP 2018), Pol ada di posisi ke-14, sedang rekan satu timnya, Bradley Smith di urutan ke-18.

“Kami memiliki tim teknis dengan 30 ahli MotoGP. Jadi kami berharap bahwa Oliveira belajar dengan cepat dan juga Hafizh Syahrin melakukan seperti yang ia kerjakan di Tech3 pada tahun 2018. Kami berharap mereka dapat bertarung di posisi 10 besar. Tetapi pertama-tama, kita harus mencapai sepuluh besar dahulu dengan tim pabrik sebelum kita dapat mengatakan bahwa tim satelit juga harus masuk sepuluh besar, “tukas Pit Beirer. BB1

Facebook Comments

You May Also Like