BeritaBalap.com- Bos Ducati buka suara menyusul kemenangan Marc Marquez di MotoGP 2026 Misano lantaran membuatnya menyamai perolehan poin Jorge Martin di puncak klasemen. Hyupe, Marquez kini unggul atas Martinator dalam jumlah kemenangan sehingga ia memimpin klasemen dengan koleksi angka yang sama.
Padahal, tujuh Grand Prix sebelumnya Marquez masih tertinggal 102 poin dari pemimpin klasemen. Dalam tujuh putaran terakhir, rider berusia 33 tahun itu berhasil mengoleksi 102 poin berkat empat kemenangan di Brno, Sachsenring, Aragon dan Misano.
Jika mampu menjadi Juara Dunia 2026, Marquez akan mencatat comeback poin terbesar dalam sejarah MotoGP dan melewati rekor Francesco Bagnaia pada 2022. Saat itu, Pecco berhasil mengejar ketertinggalan 91 poin dari Fabio Quartararo hingga merebut gelar juara dunia.
“Menurut saya, di Misano ini, Marc telah menunjukkan jati dirinya. Namun di sisi lain, kita tahu bahwa masih ada delapan balapan tersisa. Masih banyak poin yang bisa diperebutkan dan kami sangat mengenal para pesaing kami. Jadi kami harus tetap fokus menjalani balapan demi balapan serta berusaha mengumpulkan lebih banyak poin jika memungkinkan,” ujar Davide Tardozzi.
BACA JUGA : Tetap Tenang Kelola Risiko Jadi Kuncian Marquez Sapu Bersih Kemenangan di MotoGP Misano
Dengan Martin hanya finis kelima pada GP San Marino, Marques akhirnya mampu menyamai jumlah poin sang rival di puncak klasemen, sekaligus memiliki keunggulan dalam perhitungan jumlah kemenangan. Di sisi lain, Martin dan Bezzecchi tentu masih memiliki delapan putaran untuk merespons kebangkitan Marquez untuk menjaga peluang mereka dalam perburuan gelar.
BACA JUGA : VR46 Beri Komentar Bersemangat Buat Morbidelli Yang Pindah Balap WorldSBK
“Kami memiliki pengalaman (dalam perebutan gelar juara), namun saya rasa Marc memiliki pengalaman yang lebih banyak dibandingkan kami. Oleh karena itu, kami menaruh kepercayaan penuh kepada Marc dalam situasi apa pun,” tukas Tardozzi. Edhot













