BeritaBalap.com-Juara dunia MotoGP 2007 dan 2011 Casey Stoner mengatakan dan menganalisa kalau motornya Francesco Bagnaia “Pecco” yang kerap disebut bermasalah, itu berbeda dengan pacuannya Marc Marquez.
Hal ini berdasarkan analisanya di lapangan. Bahwa GP26 Pecco tidak dibuat sesuai dengan gaya berkendaranya. Jadi ada hal-hal yang seharusnya tidak dilakukan Pecco yang notabene sudah membawa Ducati merebut juara dunia MotoGP 2023 dan 2024.
Pada bagian lain, pembalap asal Australia tersebut berharap Pecco dapat menemukan kembali semangat bertarungnya ketika pindah di tim Aprilia mulai musim depan (2027). Pecco siap berduet dengan Marco Bezzecchi.
“Saya sangat prihatin dengan Pecco, jelas dalam beberapa waktu terakhir ini dia mengalami kesulitan yang lebih besar. Semua orang mengkritik cara dia mengeluh, mereka bilang motornya sama seperti sebelumnya. Tapi saya bisa bilang dari sudut pandang luar, bahwa motor itu tidak sama. Pecco adalah pembalap yang sangat halus dalam mengendarai motor, sangat sensitif dan saya melihat motornya melakukan hal-hal yang seharusnya tidak dilakukannya, “ujar Casey Stoner yang dilansir Berita Balap dari GPOne.
BACA (JUGA) : Morbidelli Terancam Kehilangan Kursi MotoGP, Superbike Disebut Opsi Realistis
“Pecco adalah pembalap pertama yang membawa gelar juara kembali ke Ducati setelah saya, dia memenangkan dua gelar berturut-turut, lalu finish di posisi ke-2. Dia adalah satu-satunya pembalap Ducati Factory yang benar-benar berada di level teratas. Saya sangat antusias melihat apa yang akan terjadi dengannya di masa depan, saya berharap ia menemukan motivasi baru dan ‘keluarga’ baru di Aprilia agar bisa kembali mengendarai motor dengan gayanya sendiri dan dengan cara yang membuatnya merasa paling percaya diri, ”tambah Casey Stoner yang saat ini berusia 40 tahun. BB1














