Edan… Achos Lalang ‘Yamaha 549 Kaboci’ Mulai Riset All New R15, Ancaman Serius !

BeritaBalap.com-Tidak mau terlena dalam kenyamanan. Harus pro-aktif ! Boleh jadi itu prinsip hidup mekanik yang sedang on-fire, Achos Lalang. Tuner asal Makassar yang mengadu nasib di Jawa dan sukses menghantar Richard Taroreh merebut Juara Nasional Sport 150 c (IRS 2017) ini, terbukti sudah mulai meriset motor sport All New YZF-R15. Wow… !

Jadi ini kudabesi yang berbeda dengan R15 yang selama ini mendominasi jawara nasional Sport 150 cc selama 3 tahun belakangan. Ini motor terbaru yang secara spesifikasi mesin memiliki tenaga (Horse Power) tertinggi di kelasnya. “Inisiatif tim kita, step by step, mas. Kapan lagi dimulai kalau tidak dari sekarang, “tegas Achos Lalang yang pede dengan SND Porting CNC dan pastinya mengibarkan bendera tim Yamaha 549 Kaboci.

Komandannya, Subhan Al Ghazali, akraab disapa Baban sebagai pemilik tim. Kalau markasnya di Kota Yogyakarta. Tepatnya di wilayah Maguwoharjo, Sleman. Tepatnya lagi, timur UPN Veteran. Pasukan Yamaha 549 Kaboci sendiri  di musim ini diperkuat Richard Taroreh, Syahrul Amin dan talenta muda usia 13 tahun, M Robby.

Subhan Al Ghazali (kiri) pemilik tim Yamaha 549 Kaboci saat menghantar Richard Taroreh (kanan) meraih juara nasional Sport 150 cc (IRS 2017)

Kita kembali ke bahasan awal ya. Sekilas informasi, bahwa spesifikasi mesin R15 lama dan All New berbeda pada diameter piston. Yang lama 57 mm, sedang yang baru 58 mm. Kalau stroke samimawon alias sama saja 58,7 mm. Alhasil, All New R15 punya kubikasi lebih gede, 155,1 cc. Oh ya, berat (136 kg) dan dimensinya juga sama (P x L x T).

Konteks mendekati ‘square’ ini yang sangat mendukung dalam dunia racing. Faktanya, R15 lawas sudah bisa menembus angka best-time 1 menit 47 detik. Pada bagian lain, memang pihak pabrikan Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) belum mewajibkan penggunaan All New R15. Infonya tinggal tunggu momen saja. Riset sudah berjalan dan disupport penuh.

“Jadi untuk All New R15 belum kita wajibkan di seri awal IRS 2018. Kita tinggal menunggu timing yang tepat saja, “ujar Wahyu Rusmayadi, Divisi Motor Sport YIMM yang juga manajer tim Yamaha Racing Indonesia (YRI) yang tarung di ARRC 2018, juga koordinator semua tim-tim Yamaha yang berkompetisi di balap nasional.

Lebih lanjut, portal beritabalap.com yang paling lengkap bicara berita balap menanyakan topik ini kepada mekanik Gendut GDT Racing, tuner Yamaha Bahtera Racing. Maksudnya sehubungan potensi All New R15. “Basic mesinnya All New R15 sangat baik, yaitu square karena hampir sama antara angka bore dan stroke. Ini bagus buat balap, juga basic tenaganya jauh lebih unggul dari yang lama, “terang Gendut GDT Racing saat dihubungi langsung penulis. Jadi bukan lewat WA atau medsos ya. BB1

Facebook Comments

You May Also Like