Efek Covid-19, Ini Aturan Baru Untuk Jumlah Mesin MotoGP, Moto2 dan Moto3 (2020)


BeritaBalap.com-Jumlah seri MotoGP 2020 diprediksi tidak akan full series (20) karena pendemi Virus Covid-19 ini. Alhasil, untuk jumlah batasan mesin yang dipakai dalam 1 tahun, pastinya berbeda jika kemudian hanya menggelar sekitar separuhnya saja.

BACA (JUGA) : Resmi ! MotoGP 2020 Silverstone Inggris Dan Phillip Island Australia Batal

Komisi Grand Prix memperkirakan bahwa maksimal akan ada 11 seri dalam balap MotoGP tahun 2020 ini. Bagaimana aturannya ? Bahwa jika kalender balap MotoGP melebihi 11 seri dan maksimum 14 putaran, maka hanya diperboleh maksimal 5 mesin untuk tim tanpa hak konsesi (Honda, Yamaha, Ducati dan Suzuki), sedangkan yang memiliki konsesi (KTM dan Aprilia) diperbolehkan hingga 7 mesin.


Bagaimana dengan Moto3 dan Moto2 ? Untuk Moto3 dan Moto2 maksimal dengan 4 mesin jika jumlah balapan berlangsung antara 12-14 seri dan 5 mesin jika lebih dari 14 putaran.

BACA (JUGA) : Beredar Jadual Sementara MotoGP 2020, 12 Seri, Semua Di Eropa !

Pada sisi lain, tim Moto2 dan Moto3 tidak diperbolehkan tes privat sebagai upaya untuk mensejajarkan tim dengan anggaran besar dengan yang kecil. Dengan berkurangnya pendapatan tim secara signifikan, maka larangan pengujian untuk semua pembalap akan menyeimbangkan aturan permainan antara tim yang bisa memiliki pendanaan yang lebih baik dan yang hanya bisa bertahan dengan pembayaran subsidi bulanan. BB1

TONTON VIDEO Tentang 9 Artis Seksi Yang Pernah Menjadi Pacar Valentino Rossi :

Facebook Comments

You May Also Like