Jelang ScienceSociety Fun Race 2018 Jogja (10 Nov) : Awas F1ZR ini Siap Tarung, Tim Aqiela Motor Sport ABRT20

BeritaBalap.com-Bila menyebut kelas Bebek 2 Tak 116 cc Standar, maka diklaim dengan kategori spart part murah-meriah tapi tidak murahan. Untuk seputaran Jateng dan DIY, kelas ini tidak akan pernah mati, malah peminat semakin bertambah. Otomatis jumlah starter bertambah pula, bahkan cerita pinggir lintasan selalu bikin panas area paddeock.

Sebut saja tim Aqiela Motor Sport ABRT20 yang konfirmasi akan hadir di sirkuit Lanud Gading Wonosari, Yogyakarta akhir pekan ini. Tepatnya pada Sabtu (10 November). Dengan formasi pebalap Tommy Ricard Orlando yang akan menggeber pacuan dengan racikan terbaru mekanik AB Mbendol asal Salatiga.

Baca (juga) : Jelang Sciencesociety Funrace 2018 Wonosari (10 Nov) : Manjakan 2 Tak (Pro), Ada Non-Pro & 3 Kelas MiniGP

Oh ya, tim ini dibawah naungan H. Shomad selaku Ketua Federasi Olah Raga Balap Motor (FOBM) Kudus, yang rencananya akan ikut ambil bagian di seluruh kejuaraan balap motor. Baik itu skala daerah atau nasional. Mantap… ! Untuk itu senjata utama mereka adalah Yamaha FIZ R, Yamaha 125Z, RX King dan Yamaha MX King.

Nach bicara soal ramuan pada salah satu karyanya yaitu kudapacu Underbone berbasic Yamaha FIZ R, tuner AB Mbendol kasih sedikit bocoran. Bahwa guna menaklukkan sirkuit Lanud Gading Wonosari, maka perbandingan rasio akan diatut ulang sebagai berikut.  Untuk rasio 1 di angka 13-38, kemudian persneling 2 diplot pada gigi 17 dan 28, lanjut percepatan 3 adalah 22-24 dan rasio 4 bermain di hitungan 21-22.

Intinya tenaga atas dibuat lebih jalan. Tidak hanya teriak. Lalu bagaimana dengan final gear yang berhubungan dengan upaya transfer tenaga ke roda belakang ? Mbendol kasih info bahwa ukuran gir depan 13 dan belakangnya 42. Lanjut ke bagian blok silinder yang katanya dijejali piston Oversize 50. Untuk tinggi lubang transfer, agak ekstrem sebab di bikin 39,5 mm dan bilas 40 mm.

RPM atas lebih terasa efeknya. Bagaimana pula dengan perangkat pengabut bahan bakar ? Sejak penulis kenal dengan AB Mbendol hingga sekarang tetap setia dengan Karburator Keihin PWK 28 dengan ukuran pilot jet 118 dan main jet 55. Boleh jadi karena memang sudah ketemu untuk set-upnya.

Tidak kalah penting adalah penggunaan teknologi katub bulu V-Force yang juga diaplikasi. Terakhir urusan gas buang alias knalpot, pastilah menggunakan knalpot ABRT 20 Muffler yang menurut penjelasan AB Mbendol sudah menyentuh angka 32 HP (Horse Power). Ok dech kita tunggu pembuktiannya lebih lanjut. D 14 N

Facebook Comments

You May Also Like