Kenapa Kete dan Awhin Sanjaya Tidak Bertaji Saat Fast Corner Sentul ?

BeritaBalap.com-Sungguh diluar prediksi bahwa pembalap sekelas Fitriansyah Kete ataupun Awhin Sanjaya tidak kompetitif dalam balap Fast Corner Championship 2020 di Sirkuit Sentul Kecil, Bogor, Minggu kemarin (4 Oktober).

Bahkan Awhin Sanjaya tidak masuk dalam 24 terbaik menuju race MP1 (150 cc). Maksudnya, sudah gugur dahulu dalam sesi kualifikasi. Konteks ini yang kemudian penulis tanyakan langsung kepada dua orang sekaligus yang punya kompetensi. Merekapun datang langsung dan mengamati langsung.

BACA (JUGA) : Rere Juara Umum Fast Corner Sentul, Dapat Hadiah Motor Dari Haji Putra 969

koizumi

Ternyata pendapat mereka senada. Hampir sama. “Ini efek dari balapan yang sudah lama sekali tidak dijalani mereka. Tidak pernah latihan. Sudah hampir setahun, Mas, “ujar Dendy Bre selaku manajer tim H Putra 969 yang menaungi mereka.

Faktanya memang hasilnya berbeda jelas dan tegas dengan Reynaldi Pradana (Rere). Ada di tim yang sama tetapi Rere sering balapan di Sentul kecil. Rere memang sukses meraih juara umum Fast Corner 2020 dengan merebut banyak podium juara, utamanya di kelas Bebek 2 tak dan sport 2 tak.

“Terlihat Mas. Saya cermati gaya balapnya. Agak terasa kaku, kurang lentur. Kete tidak seperti biasanya, “timpal Rudi Hadinata, manajer tim ART Jogja yang menaungi dua pembalap tersebut saat bermain di balap level nasional.

(Kiri ke Kanan) : Dendy Bre, Mlethiz MBKW2, Rudi Hadinata dan Haji Putra Rizky (kacamata hitam) selaku pemilik tim H Putra 969  (Ket FOTO : Istimewa)

Jangan tanya soal mesin yang diback-up tuner Mlethiz MBKW2 ya. Doi ahli dan punya datanya. Diklaim tenaganya sudah jauh lebih baik dari musim 2020 saat Kete meraih juara nasional OnePrix 2019. Semakin menjadi sulit karena lintasan Sentul Kecil itu butuh jam terbang juga. Yang sering latihan disini, akan diuntungkan. Dari hasil juara memang terbukti nyata.

“Ini trek hafalan, Mas. Harus sering latihan atau main disini. Kita juga persiapannya mendadak sekali, “tutur Dendy Bre. “Kalau biasanya kita di balap OnePrix memang datang jauh lebih awal. Tapi memang ini karena Kete dan Awhin sudah lama tidak ada balapan. Mereka di Kalimantan dan Sulawesi. Itu saja intinya, “timpal Rudi Hadinata. BB1

Facebook Comments

You May Also Like