BeritaBalap.com-Dilansir dari Motorsport.com bahwa usulan dari Aprilia yang disetujui Ducati untuk aturan 1 motor saja untuk 1 pembalap dalam sesi latihan Jumat Sabtu dipastikan gagal. Tidak akan terwujud.
Kenapa demikian ? Apa yang terjadi ? Ini sehubungan penolakan dari tim KTM. Konteks persetujuan peraturan wajib disetujui semua pabrikan yang tergabung dalam MSMA (Asosiasi Pabrikan). Harus setuju semua.
Alhasil, usulan ini tidak jadi dibawa ke meja Komisi Grand Prix untuk disahkan. Yang pasti, tidak akan dihadirkan musim depan (2027). Bisa jadi ada perubahan untuk musim-musim selanjutnya.
Sebelumnya memang ada usulan buat penggunaan 1 motor saja bagi 1 pembalap dalam sesi latihan Jumat Sabtu. Tujuannya adalh upaya efisiensi. Menghemat atau mengurangi pengeluaran motor ataupun kru yang terlibat.
Namun memang usulan ini menjadi kontroversi ketika ada alasan untuk riset dan pengembangan yang lebih optimal bagi motor-motor yang memang kurang perform. Mereka tidak mau semakin ketinggalan. Demikian seperti yang ditegaskan Guenther Steiner, Bos tim satelit Tech3 KTM yang juga menolak.
BACA (JUGA) : Ini Klasemen Sementara Veda Ega Pratama Setelah Finish ke-8 Moto3 Jerman
Termasuk soal jika terjadi crash yang pastinya akan membuat masalah bagi pembalap karena batasan 1 motor tersebut. Inipun berhubungan dengan sponsor pendukung yang akan kecewa jika timnya tidak dapat menjalani latihan. BB1














