Kondisi Sulit Karena Virus Covid-19, Bos KTM Kasih Solusi Penting, Apa ya ?


BeritaBalap.com-Eropa sedang dalam kondisi sulit sehubungan Virus Covid-19 yang semakin berbahaya. Bahkan jumlah korban di Italia ataupun Spanyol sudah lebih banyak daripada sumber virus tersebut, China.

Italia sudah lebih dari 7500 yang meninggal dunia, sedangkan China 3100-an.  Spanyol sudah 3200-an dan itupun akan terus bertambah. By the way, efek dari hal tersebut, maka balap MotoGP tidak jelas. Terakhir Jerez Spanyol dan Le Mans Perancis ikut ditunda.

BACA (JUGA) : Wow..! Walau Pendemi Corona, Jack Miller Akui Bisa Latihan Motokros Di Australia


Konteks ini yang kemudian direspon juga oleh Bos KTM, Pit Beirer. Direktur Motorsports KTM tersebut memberikan solusi tidak perlu semua seri MotoGP dijalankan. Maksudnya tidak perlu 19 seri (setelah Qatar dibatalkan).

“Banyak orang masih memimpikan musim dengan 20 seri balapan. Tidak lagi realistis untuk melihat dari dekat laporan media. Saya masih berpegang pada penilaian bahwa 10 putaran itu akan menjadi tujuan, mungkin juga ada sedikit angan-angan dan mimpi di dalamnya. Jika kita bisa menyatukan 10 balapan di setiap kelas, maka kita akan memiliki kejuaraan, tim akan memiliki pekerjaan yang cerdas, kita bisa melakukan pekerjaan yang layak untuk para sponsor dan penggemar kita dan memilih juara dunia. Itu tujuan kam- yang masuk akal, “terang Pit Beirer yang juga mantan kroser dan membawahi 75 pembalap untuk tim KTM, Hisqvarna dan GasGas yang memang satu group. Itu di balap MotoGP, Moto3, MXGP, MX2, Supercross, Enduro, Super-Enduro dan Cross Country Rallye WM.

BACA (JUGA) : MotoGP Jerez (3 Mei) Dan Le Mans (17 Mei) Resmi Ditunda

“Saat ini tidak memungkinkan untuk memperkirakan kapan langkah-langkah akan dilonggarkan lagi di Eropa. Tujuan seri balapan seperti Amerika Serikat, Argentina, Thailand dan sebagainya juga telah tertutup. Pada tahun 2020 mungkin hanya bisa digelar di Eropa. Jika kita bisa mendapatkan 8 atau 10 seri di Eropa, semuanya akan baik-baik saja. Itu masih lebih baik daripada tidak balapan sama sekali, “tambah Pit Beirer yang dilansir di media asal Austria, Speedweek.com.

Pada bagian lain, Pit Beirer mengungkapkan bahwa menurutnya kondisi akan normal sekitar bulan Juli nanti. Artinya setalah 3 bulan sejak April ini.

“Jika sekarang saya menghitung 3 bulan dari April, yaitu April, Mei dan Juni, maka tahun yang masuk akal dan masih layak dilakukan pada paruh kedua musim di bulan Juli di bidang ekonomi maupun di motorsport atau secara umum dalam olahraga, “timpal Pit Beirer. BB1

 

Facebook Comments

You May Also Like