Latber LSI Dragbike 2018 Semarang : Awas Sport 150 Std Jembrot Racing, Makin “Edan” !

BeritaBalap.com-Selain kehadiran dragbiker pemula dari luar Semarang macam daerah Kudus, Jepara, Grobogan bahkan Madiun, maka . salah satu yang menjadi dayatarik di latihan bersama LSI Dragbike edisi ke-6, Kamis (27 september) adalah dibukanya kelas Sport 2T Std  150 cc (Open). Semua pebalap boleh ikutan mendaftar, mau seeded atau masih kategori pemula.

Baca (juga) : Latber LSI Dragbike 2018 Semarang (27 Sept) : 410 Starter, Ini Hasil Lengkap Juaranya

Menariknya dari kelima pebalap yang mengisi posisi 1 hingga lima diisi oleh pebalap yang notabene sering tampil di kejuaraan open. Siapa saja ? Mulai Iqbal Gimbal, Sukma Sumarsono, Nanang Klowor, Ricky SL dan Condro Gopul. Ini yang menarik. Bahwa setelah ditelusuri lebih dalam lagi, Jembrot Racing asal Semarang merasakan langsung faedah atau manfaat sering mengikuti latihan bersama.

‘’Utamanya mengikuti latihan bersama ini kami bisa setting motor. Kekurangan yang ada pada motor bisa kami perbaiki menjelang kejuaraan open. Selain itu mental serta skill pebalap pemula kami (Nanang Klowor) bisa terasah dengan baik. Dengan biaya pendaftaran yang terjangkau, best time-nya kami tahu,’’bilang Bang Jembrot yang berhasil mengantarkan pebalapnya podium ketiga

Lalu, apa sebenarnya rahasia Kawasaki Ninja Standar lansiran 2015 dengan warna ngejreng tersebut ? Ternyata kompresi diplot pada angka perbandingan 13,5 : 1. Hitungan ini didapat dari kepala silinder yang dipapas 1,5 mm. Pastinya, itu aman terkendali tanpa gelaja knocking alias ngelitik.

Lanjut ke lubang buang dikorek model oval dengan tinggi 30 mm. Nilai port-exhaust tersebut diukur dari bibir silinder, kalau lebarnya 41 mm.  RPM tengah dan atas yang jadi priotitas. Paham ya sampai disini !

Menurut Jembrot untuk urusan karbu atau pengkabut bahan bakar menggunkan perangkat standar Ninja 150, namun sudah direamer menjadi 31 mm dengan kombinasi pilot jet 68 dan main jet 150. Oh ya, lengkah reamer dilakukan agar pasokan gas aktif lebih padat merayap. Tendangan kompresi makin jos. Tenaga makin oke. Oh ya, bahan bakarnya bensol.

Bagaimana hitungan rasionya ?  ‘’Rasio kita menggunakan hitungan percepatan 1 dengan perbandingan (16/30), kemudian rasio 2 (20/28), lanjut gigi 3 (20/23), rasio 4 (22/24), 5 dan 6 masih standar, Untuk final gear depan 39, sedang belakang 13, “rinci mekanik. Hemm …  kalau dipikir dan dibandingkan tidak jauh berbeda dengan jurus mekanik yang lain. Ok deh, jangan lupa hadir di kota Slawi akhir pekan ini ya. BB1

Facebook Comments