Proliner Support Atlet Grasstrack IMI Tangsel, Knalpotnya XR-1 & GT Pro


BeritaBalap.com-Terus berupaya melakukan ekspansi. Maksudnya ekspansi dalam berbagai hal dimana konteks penjamana image berlangsung. Ini yang konsisten dilakukan produk knalpot Proliner. Setelah mendulang kesuksesan di dunia balap road race dan dragbike, kini membidik pasar baru di dunia garuk tanah.

Pastinya sudah ada dua model yang disiapkan untuk kompetisi grasstrack, juga pengobi garuk tanah lainya semisal trabas atau adventure. Adapun dua model knalpot Proliner yang sudah disiapkan buat event grasstrack adalah XR-1 dan GT Pro. Untuk knalpot Proliner XR-1 dikhususkan buat motorsport trail. Baik untuk varian Kawasaki KLX 150, Honda CRF 150L dan Yamaha WR 155R. Sedang di kelas bebek modif, Proliner juga sudah menyiapkan knalpot custom GT Pro 130.

Yang pasti pula, dua varian knalpot ini sudah melalui proses riset dari tim produksi Proliner. Untuk materialnya memakai stainless stell berkualitas tinggi, sedangkan header atau leher knalpot, untuk ukuran diameternya sudah ditentukan sesuai kebutuhan fungsionalnya sebagai gas buang. Hasil pengujiannya, bisa menaikan tenaga lebih dari 1 horse power (HP).


Lebih lanjut, dua varian knalpot Proliner ini langsung diuji coba dilapangan. Bersama dengan atlet grasstrack binaan IMI (Ikatan Motor Indonesia) Tangerang Selatan. Dalam hal ini, berlangsung di sirkuit permanen Water Training milik TNI-AU Atang Sendjaja, Cicangkal-Bogor bebeberapa waktu yang lalu.

Ada dua model knalpot Proliner yang sudah disiapkan buat event grasstrack adalah XR-1 dan GT Pro

Latihan bersama atlet grasstrack Kota Tangerang Selatan, yang kebetulan dibina oleh Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kota Tangerang Selatan ini dengan event organizernya ditunjuk Bodisa MotoSport yang selama ini sudah sering menggelar hajatan balap, baik dragbike maupun road race di wilayah Tangerang dan seputarnya.

Haji Baharudin selaku promotor berbendera Bodisa MotoSport sekaligus Ketua Harian IMI Tangsel mempercayakan pelepas gas buang pada knalpot Proliner. Maksudnya, yang dipakai di motocross para atlet yang berlaga kali ini. Karena selama ini, Proliner selalu memberikan support di setiap eventnya. Pastinya power dari knalpot racing ini sudah tidak diragukan lagi.

“Selama ini, saya yang juga mantan pembalap, sudah merasakan bagaimana memakai knalpot Proliner. Memang sejak awal diperkenalkan di kalangan pecinta balap. Dari dulu Proliner ini sudah terkenal sebagai knalpot balap, ”jelas H. Baharudin yang juga pemilik tim balap dan bengkel balap ini.

Latihan bersama atlet grasstrack IMI Kota Tangsel yang disupport Knalpot Proliner

Jadi dalam latihan kali ini, kudabesi para atlet grasstrack Kota Tangsel yang dipersiapkan untuk menghadapi PORKOT 2021 dan PORPROV 2022 menggunakan knalpot Proliner. “Kalau bicara masalah kelebihan knalpot Proliner di dunia balap dragbike dan road race, jangan diragukan lagi. Karena saya selaku promotor event pastinya sudah tahu betul kelebihan knalpot ini. Makanya saya yakin, “tambahnya.

Acara ini dipimpin langsung oleh seluruh petinggi IMI Kota Tangerang Selatan, mulai Ketua Umum Aldrin, kemudian Ketua Harian Haji Bahrudin, hingga para pelatih pebalap Toddy Andreas. Dilakukan sejak pagi sampai sore hari, para atlet digembleng kemampuan sekaligus fisiknya oleh sang pelatih yang sudah tidak diragukan lagi wawasan dan pengalamannya di bidang otomotif.

“Ini memang untuk persiapan PORKOT dan PORPROV mendatang. Sekaligus ini juga adalah perkenalan New Normal balapan dari Bodisa juga. Kedepannya juga akan rutin selama satu bulan satu kali ya,” tutur Haji Bahrudin.

Ketua Umum IMI Tangerang Selatan pun menambahkan, “Latber kemarin sebagai ajang silaturahmi para pengurus, atlet balap motor, dan komunitas pencinta otomotif. Juga pengenalan lokasi sirkuit ala trek Tavullia punyanya Rossi. Memberikan tantangan baru sehingga para atlet disuguhkan soal-soal baru tentang balapan. Untuk sarana, masih banyak yang perlu dibenahi. Bicara atlet bukan hanya masalah skill dan fisik, juga mental dan mindset yang harus terus dibina.” tim

Facebook Comments

You May Also Like