Rest In Peace MotoPrix 2023 Jika Regulasi OnePrix 2023 Diganti Seperti 2019

BeritaBalap.com-Sampai dengan berita ini ditulis dan dipublikasi memang belum jelas dan tegas, soal apakah regulasi atau peraturan sehubungan penentuan peserta seeded atau expert (OP1) Kejurnas OnePrix 2023 mengacu aturan yang sudah dipublikasi sebelumnya atau kembali seperti era sedih 2019.

BACA (JUGA) : Apakah Sistem Starter OP1 OnePrix 2023 Kembali Seperti 2019 ? Sistem Gugur Di Kualifikasi ?

Maksudnya era sedih 2019, adalah semua seeded diperbolehkan mendaftar dan kemudian ditentukan masuk atau tidak dalam starting grid melalui babak kualifikasi. Misal ada 36 pendaftar, maka akan tereliminasi atau tersingkir 9 pembalap jika diambil kuota 27 peserta untuk sebuah seri Kejurnas OnePrix 2023.

koizumi

Jadi akan ada yang kalah dan pulang lebih dahulu. Angkat koper dan tidak dapat menjalani 2 race utama OP1. Padahal sudah begitu besar mengeluarkan budget uang untuk persiapan, akomodasi dan latihan plus setting. Begitu menyedihkan.

BACA (JUGA) : Tim ART Jogja Butuh Suntikan Rider Berkualitas Di OnePrix 2023 ! Reza Dhanica Gabung ?

Jika kemudian berlaku seperti masa OnePrix 2019 seperti isu yang berkembang saat ini, maka siap-siap memiliki konsekuensi logis menyangkut kualitas Kejurnas MotoPrix 2023. Khususnya Pulau Jawa. Disebut dengan gambaran rest in peace atau istirahat dalam damai.

“Jika seperti tahun 2019, maka saya hanya mengucapkan rest in peace untuk Kejurnas MotoPrix 2023, khususnya Jawa. Kualitasnya tidak berubah. Bisa jadi makin menurun karena ada tim-tim yang memutuskan main OnePrix saja, “tegas Andi Raja Limbunan (ARL) sebagai pemilik tim Yamaha Akai Jaya MBKW2.

BACA (JUGA) : Wow ! Tim Rivaco Asal Sintang Kalbar Ikut Balap OnePrix 2023, Ridernya ?

Apakah Hasil Rakernas IMI 2022 soal syarat peserta OP1 Kejurnas OnePrix 2023 akan konsisten atau berubah ??

“Saya pikir IMI harus tegas soal ini. Jangan sampai ada permainan ! Bagaimana kita dapat membuat balapan itu sebagai sebuah industri. Seperti dulu, itu Indoprix oke, juga MotoPrix oke. Kedua balapan tersebut bersinergi, bukan menjatuhkan atau menurunkan kualitas, “tambah ARL yang juga bos dari main dealer Yamaha di wilayah Sulawesi Tengah, termasuk pemilik Hotel Santika Palu dan berbagai usaha lainnya. BB1

Facebook Comments

You May Also Like