Saat Launching Tim, Marquez Ungkap Jika Tetap di Honda Pasti Dapat Uang Banyak Tapi Bukan Itu Tujuannya

BeritaBalap.com-Dalam rangkaian sesi wawancara saat peluncuran tim Gresini Racing (20 Jan), kembali Marc Marquez menegaskan bahwa, jika ia hanya ingin mendapat uang yang banyak di rekeningnya, maka ia tidak perlu pindah tim. Tetap saja di tim Repsol Honda (2024).

Pada sisi lain, apabila tetap bernaung di Honda, maka tidak akan mendapat tekanan. Boleh jadi karena memang Honda sedang berupaya serius dalam meriset dan mengembangkan pacuan Honda RC213V. Itu fokusnya. Bukan yang lain, terlebih skill MM93 sudah dianggap diatas rata-rata.

BACA (JUGA) : Menebak Berapa Milyar Biaya Sponsor Federal Oil Dan Aspira Di Motornya Marquez

koizumi

Nah, lebih lanjut, bukan soal duit banyak tadi yang jadi prioritas juara dunia MotoGP 2019 tersebut. Adalah dapat bangkit setelah terpuruk dalam 3-4 tahun belakangan. Itu misinya. Soal kontrak besar di Honda yang ditinggalkan, itu tidak dipikirkannya. Karir balap yang menjadi alasan terdepan.

Marquez ingin kembali bersaing di barisan depan dan kembali masuk dalam jajaran pembalap terbaik. Dan solusinya adalah pindah ke pacuan Ducati. Ia tidak mau berspekulasi menunggu sampai kapan motor Honda dapat bersaing dengan pabrikan Eropa (Ducati, KTM dan Aprilia).

BACA (JUGA) : Marquez Sebut 2 Lawan Terberatnya Saatnya Launching Tim Gresini Semalam, Siapa ?

“Cara yang lebih mudah adalah tetap bersama Honda. Hal ini berarti lebih sedikit tekanan bagi saya, lebih banyak uang di rekening saya, dan banyak hal lainnya. Tapi bukan itu tujuannya, ”ucap Marc Marquez yang pertengahan Februari nanti sudah memasuki usia 31 tahun.

BACA (JUGA) :  Apa Plus-Minus Diperbolehkannya Berbagi Data Motor Diantara 8 Pembalap Ducati ?

“Masalahnya atau keraguan terbesarnya adalah apakah mereka bisa menyelesaikannya dalam 1 bulan atau 1-2 tahun. Itu juga merupakan resiko sehubungan dengan momen yang saya jalani dalam karier olahraga saya, bukan karena Honda namun demi karier saya, saya yakin bahwa itu adalah hal yang benar untuk dilakukan. Honda tetaplah Honda, HRC adalah HRC, mereka pasti akan berhasil dan mereka juga akan mengambil langkah lain di Malaysia (saat tes pramusim, red), ”tambah Marc Marquez yang dikutip dari Speedweek. BB1

Facebook Comments

You May Also Like