Siapa Pendamping Terkuat Jack Miller di Ducati (2021) ? Ini 3 Kandidatnya…


BeritaBalap.com-Jack Miller sudah memastikan satu kursi di tim utama Ducati untuk musim depan ataupun 2 tahun kedepan (2021-2022). Demikian sudah diutarakan Guidotti selaku manajer tim Pramac Racing yang notabene timnya Miller saat ini. Proses negosiasi sudah berjalan dan infonya akan diumumkan resmi dalam beberapa kedepan.

Menjadi pertanyaan menarik, siapa kandidat yang memperebutkan 1 kursi lagi ? Dalam hal ini, berkembang nama Andrea Dovizioso dan Danillo Petrucci yang bernaung saat ini (hingga 2020), juga ada nama Andrea Iannone. Itu yang dilansir media asal Italia, Tuttomotoriweb.com.

BACA (JUGA) : Kepindahan Jack Miller Ke Ducati (2021) Diakui Bos Tim Pramac, Apa Katanya ?


Dovizioso memegang posisi paling kuat. Saat ini memang sedang bernegosiasi dengan Ducati sehubungan nilai kontrak. Pabrikan asal Italia tersebut tidak mau dengan harga sebelumnya yang 6 juta euro atau seputar Rp. 90 milyar dikarenakan kondisi ekonomi saat ini sebagai dampak Covid-19.

Kabarnya, Ducati hanya mau membayar 50 persen saja dari angka sebelumnya. Wow..! Turun drastis. Makanya Ducati memastikan dahulu Jack Miller yang dijamin harganya lebih murah.

“Negosiasi dengan Dovi tidak berjalan, “tukas Carlo Pernat selaku pengamat senior MotoGP pada media Moto.It. Jika ini gagal, maka Petrucci menjadi kandidat berikutnya. Namun ada informasi juga, Ducati ingin memperkuat formasinya di balap superbike dengan melibatkan Petrucci.

BACA (JUGA) : Ini Respon Sedih Petrucci Setelah Tahu 1 Kursi Ducati Buat Jack Miller (2021) ?

Sehubungan hal ini, Andrea Iannone (Aprillia) yang pernah di Ducati (2013-2016) dan saat ini sedang mengalami problem doping dapat saja menjadi bidikan Ducati. Iannone juga sedang mengajukan banding di Pengadilan Arbitrase Internasional (TAS).

“Ducati yang membutuhkan Andrea, bukan sebaliknya. Adalah normal bahwa ada masalah ekonomi saat ini, tetapi untuk menawarkan kontrak, saya mengerti 50 persen untuk pembalap yang telah menjadi lawan Marquez dalam 3 tahun, saya tidak tahu apakah ini strategi untuk melanjutkan diskusi kontrak dengan Dovizioso sampai keputusan hukuman TAS dari Iannone, “tambah Carlo Pernat yang pernah menjadi manajer beberapa pembalap papan atas seperti Max Biaggi, Iannone dan lainnya. BB1 

VIDEO Perbedaan TOP SPEED Superbike Vs Moto2, Mana Yang Lebih Kencang : 

 

Facebook Comments

You May Also Like