Tolak Punah ! Grand TU 130 cc by Tim Juna Jbs Mitrajati Sulawesi Feat LPT Racing Jepara

BeritaBalap.com-Seakan ingin melawan gempuran petarung Bebek 4 Tak TU 130 cc yang mayoritas pacuan Jupiter, maka skuad Juna jbs Mitrajati Sulawesi membangun kreto balap berbasis Honda Grand.

Boleh jadi, ini yang disebut dengan kalimat “melonak punah”, pacuan yang memiliki rangka monokok ini langsung dioprek oleh Sayful Aziz dari LPT Racing Jepara. Sehubungan konsep korekan mesinnya ini, Sayful Aziz mengkail RPM lebih tinggi dengan menggunakan CDI Rextor Limit 2 diteruskan koil YZ 125.

Nafas motor lebih panjang. Tidak hanya teriak, terus mulur dan mulur. Untuk perbandingan kompresi dimainkan lebih tinggi dengan diplot pada angka 14,3 : 1. Tekanan kompresi mengandalkan piston Kawahara 55,25 mm dengan kombinasi stroke Vega ZR 57,9 mm dan gas pembakarannya dilepas melalui knalpot Fantera Racing Exhaust.

koizumi

Untuk hitungan volume silindernya itu menjadi 138 cc. Loh, dengan volume kubikasi segitu apa tidak melebihi aturan tuh. “Iya itu punjul sitik (lebih sedikit, red), tapi motor ini masih tahap riset, dimungkinkan juga stroke ganti 54 mm sehingga bisa mentok 130 cc,” ujar mekanik yang bermarkas di Ds. Kepuk Sawahan, Bangsi, Jepara, Jawa Tengah ini.

Sementara itu diameter klep ikut diubah dan ditanam klep GF Racing dengan diameter payung 28 mm (in) dan 24 (ex). Lift klep berani lebih tinggi untuk mengoptimalkan aliran gas aktif.

Kemudian pemakaian gigi rasio diramu dengan perbandingan gigi 1 yang merujuk angka 13-32, kemudian gigi 2 dengan hitungan 18-29, lanjut gigi 3 masih usung Std dan gigi 4 diplot 23-23.

Lalu guna memback up asupan gas segar, karburator ditopang produk Koso 30 mm dengan kombinasi main jet 115 dan pilot jet 48. “Ini masih terus saya riset dan set up di sirkuit Mijen Semarang,” tutup Sayful Aziz yang mengandalkan joki Tegar Aditya dan Ardi Chil. you

Facebook Comments

You May Also Like